alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tahap Awal, Pemkot Sasar 14.154 Tenaga Kesehatan Target Vaksin Covid-19

Dythia Novianty Rabu, 06 Januari 2021 | 10:31 WIB

Tahap Awal, Pemkot Sasar 14.154 Tenaga Kesehatan Target Vaksin Covid-19
Ilustrasi anggota Brimob berjaga disamping truk yang berisi vaksin COVID-19 Sinovac. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Terdata sebanyak 14.152 tenaga kesehatan baik pemerintah atau swasta menjadi target Pemkot Denpasar.

SuaraBali.id - Masuki tahap awal vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar, terdata sebanyak 14.152 tenaga kesehatan baik pemerintah atau swasta menjadi target Pemkot Denpasar.

Pelaksana vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar terdiri dari 11 puskesmas, RSU Wangaya, dan RSUP yang memiliki tempat penyimpanan vaksin sesuai standar WHO, dengan 32 orang vaksinator.

Hal ini terungkap saat dilaksanakan Rapat Koordinasi Kesiapan Vaksinasi Covid-19 dan Kesiapan Pelaksanaan Vaksinasi dan Penegakan Protokol Kesehatan Tahun 2021.

Acara ini diadakan Mendagri bersama Menteri Kesehatan dan Kepala BNPB melalui video confrence dengan Gubernur, Bupati serta Walikota seluruh Indonesia, dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada Selasa (5/01/21).

Baca Juga: Mungkinkah Izin Darurat Vaksin Covid-19 Tidak Diberikan Oleh BPOM?

Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra mengikuti jalannya rapat koordinasi ini didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes , Kepala Dinas Kominfo, I Dewa Made Agung, SE, M.Si serta Kabag Humas dan Protokol, I Dewa Gede Rai.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, dalam sambutannya meminta Kepala Daerah untuk proaktif dalam mempersiapkan dan mensosialisasikan program vaksinasi yang akan dilakukan secara serentak di 34 provinsi, secara bertahap, mulai pekan depan.

"Para Kepala Daerah, agar etul-betul bisa mengatur supaya jangan sampai terjadi mis informasi, harus ada sosialisasi, ada tahapan dan sosialisasi yang harus disampaikan kepada masyarakat, agar tidak terjadi kegaduhan," kata Mendagri Tito, dilansir laman Beritabali, Rabu (6/1/2021).

Mendagri Tito juga meminta, kepala daerah untuk dapat menjawab pertanyaan publik terkait prioritas vaksinasi yang dilakukan terhadap 3 kelompok masyarakat seperti nakes dan pejabat publik serta tokoh agama.

"Ini bagian dari upaya untuk meyakinkan publik bahwa vaksin aman," tandasnya.

Baca Juga: Akan Disuntik Vaksin Covid-19, Nakes di Tegal Senang tapi Cemas

"Penyuntikan perdana tanggal 13 Januari hari Rabu depan, itu nanti di tingkat pusat oleh Bapak Presiden langsung yang pertama menerima vaksin, beberapa menteri lain, pejabat tingkat pusat yang pimpinan Kementerian/Lembaga, usia di bawah 60 tahun, karena ini yang dari Sinovac, 18-59 tahun," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait