Kronologi DJ di Bali Akhiri Hidup Terjun dari Jembatan Suluban

Korban sempat mengirim pesan ke pacarnya.

Husna Rahmayunita
Senin, 04 Januari 2021 | 09:09 WIB
Kronologi DJ di Bali Akhiri Hidup Terjun dari Jembatan Suluban
Tim SAR mengevakuasi jenazah DJ di Bali bunuh diri. (dok.Beritabali.com/ist)

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Agustinus Yusak membenarkan kejadian tersebut.

Dia mengatakan, seorang saksi, pacar korban yakni Nikita Ayu Mutia, 27 mengaku sempat merayakan malam tahun baru di De Lounge Kuta, Badung bersama korban, Kamis (31/12) pukul 17.00 WITA

Lalu mereka menuju ke salah satu Vila di Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung dan kemudian pulang, Jumat (1/1/2021) sekitar pukul 02.00 WITA.

Saksi juga menyampaikan setelah berpisah menelepon korban namun tidak diangkat. Akhirnya saksi sempat melihat postingan kendaraan korban di Facebook, Sabtu (2/1) pukul 19.00 Wita.

Baca Juga:Positif Covid-19, Dipha Barus dan Istri Ungkap Gejala yang Dialami

"Saksi segera menuju ke TKP dan melapor ke Basarnas untuk melakukan pencarian," ungkap Yusak.

Mayat perempuan di Mojokerto (BeritaJatim)
Ilustrasi - DJ di Bali bunuh diri (BeritaJatim)

Pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan sekitar pukul 21.00 WITA korban berhasil ditemukan di kedalaman 50 meter di jurang jembatan tersebut.

"Korban ditemukan dalam kondisi terlentang menghadap ke atas. Memakai celana panjang jean warna biru dongker, telanjang dada dan muka tertutup baju kaos warna hitam memakai sepatu," terangnya.

Sekitar pukul 23.30 WITA jasad korban berhasil diangkat dari bawah jurang. Jasad korban langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans milik Desa Adat Pecatu ke RSUP Sanglah Denpasar.

"Kasus ini masih didalami untuk mengetahui peristiwa tersebut" ujar Yusak, Minggu (3/1/2021).

Baca Juga:Miris! Tak Kuat Bayar Utang, Iskanda Mandi Bensin Lalu Bakar Diri

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak