Peneliti Hiu Hilang di Perairan Gili Tepekong, Tim SAR Setop Pencarian

Sepekan dicari, korban tak kunjung ditemukan.

Husna Rahmayunita
Sabtu, 19 Desember 2020 | 10:28 WIB
Peneliti Hiu Hilang di Perairan Gili Tepekong, Tim SAR Setop Pencarian
Basarnaa Bali hentikan pencarian peneliti hiu tenggelam di Gili Tepekong, Karangasem. (dok.Basarnas Bali/kabarnusa.com)

SuaraBali.id - Basarnas Bali menghentikan operasi SAR pencarian terhadap peneliti hiu hilang di Perairan Gili Tepekong, Karangasem, Jumat (18/12/2020).

Tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian selama 7 hari dengan mengerahkan SRU laut, darat dan udara. Namun korban tak kunjung ditemukan.

Dikutip dari Kabarnusa.com (jaringan Suara.com), sebelum keputusan penghentian tersebut, Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan 2 unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan 1 unit rubber boat pada Jumat pagi.

Unsur SAR yang terlibat selama operasi SAR diantaranya Pos SAR (10 orang), Dit Samapta Polda Bali (6 orang), Dit Polair Polda Bali Pos Padangbai (4 orang), TNI AL Pos Candidasa (1 orang), Polair Polres Karangasem (4 orang), SPKKL Bakamla Bali (6 Orang), Balawista (3 orang), World Wide Fund For Nature (6 Orang), pihak keluarga korban dan masyarakat setempat.

Baca Juga:Diduga Lompat Bersama, Sepasang Kekasih Ditemukan Tewas di Sungai Musi

Dalam penutupan operasi SAR, Pihak Basarnas Bali diwakilkan Kepala Seksi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan, Anak Agung Alit S, Pertemuan dengan pihak keluarga, disampaikan bahwa pencarian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan kembali, namun bisa dibuka kembali jika ditemukan tanda-tanda keberadan korban.

"Kami tetap meyakini sesuai prosedur yang kami miliki atau protap di kantor kami, dari pihak keluarga pun menerima apa yang telah menjadi kesepakatan bersama," ujarnya.

Mereka mengutarakan apresiasi terhadap tim SAR gabungan dan mengucapkan terimakasih. Menurutnya upaya sekale niskale telah ditempuh dan mereka melihat sendiri bagaimana tim SAR bekerja selama 7 hari.

Untuk diketahui, korban atas nama I Gede Surya Risuana (26), yang tergabung bersama dalam rombongan tim Peneliti Pola Gerak Hiu melalukan penyelaman di perairan Gili Tepekong pada Sabtu (12/12/2020).

Tujuan kegiatan tersebut untuk monitoring alat penerima sinyal (receiver) di kedalaman 26-32 meter. Namun korban dinyatakan hilang, diduga karena terseret arus.

Baca Juga:Disebut Dibawa Makhluk Gaib, Pria Magelang Ditemukan Selamat Tanpa Busana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini