"Air begitu ceoat masuk dan aku tidak sempat memindahkan barang-barang (di dalam rumah) ke tempat yang lebih tinggi," ujanrnya.
Menurutnya, ada 95 persen warga di kampungnya yang terdampak banjir. Ia menyebut banjir melanda kampungnya terakhir kali pada 2000.
"Bencana ini menyebabkan saya merugi sebanyak RM 10.000 atau sekitar Rp 34 juta. Banjir terjadi mungkin karena air pasang dengan hujan deras," kata Azmi.
Terlepas dari semuanya, Azila dan Azmi beruntung bisa selamat dari banjir bersama 32 kucing kesayangan.
Baca Juga:Suasana Mencekam, Permukiman Warga di Tanjung Selamat Terendam Banjir