RSUD Buleleng Siapkan Ruangan Tekanan Udara Negatif, Ini Tujuannya

Tekanan udara negatif dapat diwujudkan dengan alat kesehatan khusus dan tidak sebatas isolasi bagi pasien Covid-19.

Husna Rahmayunita
Kamis, 12 November 2020 | 09:07 WIB
RSUD Buleleng Siapkan Ruangan Tekanan Udara Negatif, Ini Tujuannya
Salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng. (Antara /Made Adnyana)

SuaraBali.id - Di tengah pandemi Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng berencana membangun ruangan tekanan udara negatif.

Bukan tanpa sebab, ruangan tekanan udara negatif dibangun untuk menangani pasien dengan penyakit menular temasuk orang yang terjangkit Covid-19.

Nantinya ruangan yang dibangun di RSUD Buleleng tersebut dapat digunakan sebagai tempat isolasi pasien.

“Saya mendorong adanya pengadaan ruangan dengan tekanan negatif karena sangat diperlukan untuk ruang isolasi pasien dengan penyakit infeksi menular,” ujar Sekda Buleleng Gede Suyasa saat mengecek ruangan di RSUD Buleleng, Selasa (11/11/2020).

Baca Juga:Pemkab Pasbar Siapkan Dua Tempat Isolasi Tambahan

Gede Suyasa menjelaskan dalam rangka membantu RSUD untuk merawat pasien-pasien dengan ruangan isolasi khusus, diperlukan ruangan dengan tekanan udara negatif.

Tekanan udara negatif dapat diwujudkan dengan alat kesehatan khusus dan tidak sebatas isolasi bagi pasien Covid-19 saja.

“Oleh karena itu, saya minta pak Direktur RSUD untuk mengusulkan pengadaan alatnya agar tercipta ruangan bertekanan udara negatif," sambungnya.

Petugas merapikan ruang isolasi mandiri pasien Covid-19 di Gelanggang Remaja Kecamatan Pademangan, Jakarta, Minggu (27/9/2020).
Ilustrasi -Petugas merapikan ruang isolasi mandiri pasien Covid-19 di Gelanggang Remaja Kecamatan Pademangan, Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Dengan adanya ruangan dengan tekanan udara negatif, kata dia, dapat mendukung isolasi pasien Covid-19, baik itu yang bergejala sedang dan berat.

Nantinya, kalau sudah tidak ada Covid-19, bisa juga untuk mengisolasi pasien dengan penyakit infeksi menular lainnya, seperti HIV, TBC serta penyakit lainnya. Dalam jangka panjang tetap terpakai.

Baca Juga:Tempatnya Bakal Jadi Isolasi Pasien Covid-19, Pegawai Hotel Serba Salah

"Tidak hanya saat pandemi Covid-19. Ini adalah alat yang sangat dibutuhkan, sehingga saya dorong untuk bisa dilakukan pengadaan,” ucap Gede Suyasa.

Sementara itu, Direktur RSUD Buleleng Putu Arya Nugraha menyebutkan yang terbaik untuk ruang isolasi adalah ruangan dengan tekanan udara negatif.

Tujuannya adalah jika ada lepasan mikro partikel kuman terserap dan terbuang dengan aman. Itu merupakan ruangan dengan standar terbaik.

Walaupun RSUD Buleleng belum mempunyai ruangan dengan tekanan udara negatif, WHO atau Badan Kesehatan Dunia memberikan kesempatan untuk menggunakan exhaust fan, katanya.

“Hal tersebut sudah menjadi rekomendasi dari WHO. Minimal menggunakan exhaust fan,” katanya.

Dengan diberikan kesempatan untuk mengusulkan pengadaan ruangan dengan alat tekanan udara negatif, pihak RSUD Buleleng akan memanfaat dan memasang alat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini