Cerita Seniman Tari Buleleng Tetap Berkarya di Tengah Pandemi

Para seniman tetap berkarya dan berkreasi demi melestarikan budaya dan seni.

Husna Rahmayunita
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 14:02 WIB
Cerita Seniman Tari Buleleng Tetap Berkarya di Tengah Pandemi
Perayaan penetapan tari Bali sebagai warisan budaya dunia di Taman Budaya Denpasar, Rabu (30/12).

Untuk saat ini, Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng lebih sering menggelar pagelaran seni dan budaya melalui kegiatan virtual.

Sejumlah seniman lebih banyak menggelar pertunjukkan seni dengan merekam terlebih dahulu, lalu menampilkan hasil kerja keseniannya melalui kanal-kanal sosial media itu.

Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara menuturkan pihaknya mendukung cara berkesenian yang dilakukan para seniman tersebut.

“Ini semata-mata agar seniman dan pekerja seni tetap produktif sehingga kita upayakan untuk mewadahi pagelaran melalui seni virtual dulu,” ujarnya, Kamis (15/10).

Baca Juga:Data dari Perusahaan yang Lapor, Lebih 900 Karyawan di Pekanbaru Dirumahkan

Perayaan penetapan tari Bali sebagai warisan budaya dunia di Taman Budaya Denpasar, Rabu (30/12).
Perayaan penetapan tari Bali sebagai warisan budaya dunia di Taman Budaya Denpasar, Rabu (30/12).

Dia mengatakan metode virtual menjadi solusi untuk pagelaran seni budaya di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya masih menyelenggarakan lomba-lomba seni budaya seperti lomba Ogoh-ogoh.

Namun, dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah penyesuaian seperti mengganti metode penilaian oleh juri yang sebelumnya tatap muka menjadi secara online maupun virtual.

"Jika sebelumnya penilaian dilakukan secara langsung, namun sekarang juri menilainya dari proses pengerjaan hingga selesai melalui video, sistem penilaian seperti itu yang perlu kita atur lagi" jelas Dody.

Ia menambahkan pada 2021, pihaknya berencana memfasilitasi pagelaran seni budaya dan beberapa festival yang sempat tertunda dengan catatan menerapkan prokes.

Namun semua tergantung dengan perkembangan Covid-19. Dody berharap pandemi ini segera berlalu sehingga seluruh aktivitas bisa berjalan normal.

Baca Juga:Dua Kawasan Pantai di Buleleng Akan Dirombak, Ini Alasannya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak