Hati-hati! Beredar Surat Palsu Catut Nama Gubernur Bali

Isinya meminta bantuan dana untuk pengamanan pelaksanana pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Husna Rahmayunita
Selasa, 13 Oktober 2020 | 20:52 WIB
Hati-hati! Beredar Surat Palsu Catut Nama Gubernur Bali
Ilustrasi penipuan. [ANTARA]

SuaraBali.id - Beredar surat palsu yang mencatut nama Gubernur Bali I Wayan Koster. Surat tersebut digunakan untuk penipuan.

Oknum tak bertanggung jawab membuat surat yang isinya meminta bantuan dana untuk pengamanan pelaksanana pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Surat itu menggunakan kop berlambang garuda dan ditujukan kepada Pimpinan Direksi Perusahan BUMN/BUMD/Kontraktor/Jasa Lainnya Perdagangan Umum/Perbankan se-Bali.

Surat tersebut juga mencatumkan nomor rekening BRI 501801020835538 atas nama Juwita. Penerima surat diminta mengirimkan uang ke rekening tersebut.

Baca Juga:Ketipu Dukun Palsu, Janda di Sleman Kehilangan Uang Rp300 Juta

Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), penipu juga membeberkan seolah anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Bali mengalami kekurangan sehingga berharap Pimpinan BUMN/BUMD dan Perusahaan yang ada di Denpasar ikut membantu.

Untuk menyakinkan pembaca, penipu memalsukan stempel dan tanda tangan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Terkait dengan beredarnya surat palsu ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali (Diskominfos), Gede Pramana memberikan klarifikasi.

Dia menegaskan bahwa Gubernur Bali Wayan Koster tidak pernah mengeluarkan surat penggalangan dana tersebut.

Gede Pramana dalam siaran persnya Selasa (13/10/2020) sangat menyayangkan ulah oknum yang mencoba melakukan penipuan dengan mencatut nama gubernur.

Baca Juga:So Sweet! Begini Cara Gubernur Bali Sambut Istri yang Sembuh dari Covid-19

Ia berharap, pihak-pihak yang telah menerima surat tidak memenuhi permintaan untuk mengirimkan dana sumbangan ke rekening yang tertera dalam surat.

Gede Pramana mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan gubernur atau pejabat lainnya.

"Secara tata naskah dinas surat tersebut juga tidak sesuai," ujar Pramana.

Warga yang menerima suarat tersebut diharapkan melapor kepada pihak berwajib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini