"Jika itu terjadi, jangan salahkan kami jika kami sampai turun tangan dan membubarkan acara tersebut. PGN tidak pernah takut walau harus meneteskan darah sekalipun demi menegakkan kebenaran," sambungnya.
Sementara, Korlap PGN, Gus Yadi menuturkan masih ada ormas-ormas yang senang sekali mengobok-ngobok pemerintahan yang sah di negeri ini.
"Jika ada yang berani mengganggu pemerintahan Ir. Joko Widodo berati mereka adalah para penghianat bangsa. Di saat pemerintah kita sedang berjuang dan berjibaku melawan covid 19, bisa bisanya para gelandangan politik itu menyebarkan isu, fitnah, dan gerakan gerakan yang berseberangan dengan pemerintahan yang sah," tandasnya.
Berikutnya, ia menyinggung Jendral Purnawirawan Gatot Nurmantyo, jika memang berjiwa besar agar bertarung di Pilpres 2024 karena saat ini sudah dipimpin oleh pemerintahan yang sah oleh Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:Polisi Bubarkan Acara KAMI, FPI: Pilkada Tuh Batalin Jangan Kasih Izin
"Pak Gatot, jika engkau ingin menjadi Presiden, bukan sekarang saatnya, karena saat ini Negara Indonesia sudah mempunyai Presiden yaitu Bapak Ir. Joko Widodo. Bertarunglah engkau dalam pilpres 2024 mendatang. Kalau dipaksakan akan berhadapan dengan PGN," tandasnya.