Ronald Seger Prabowo
Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB
Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). [ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/nym]
Baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavir dan Dirjen Bina Adwil meninjau penanganan gempa Sikka di NTT pada Rabu, 19 Agustus 2026.
  • Mendagri mengapresiasi sistem pendataan Pemkab Sikka yang dinilai detail, tersentralisasi, serta mencakup kebutuhan seluruh pengungsi secara lengkap.
  • Pemerintah pusat menekankan pentingnya validitas data kerusakan bangunan dari kepala desa guna mempercepat penyaluran bantuan serta rehabilitasi.

"Sambil kita melakukan pendataan-pendataan terus. Untuk persiapan rekonstruksi, rehabnya nanti. Pemerintah pusat pasti enggak tinggal diam. Kita keroyok semua ya," kata Mendagri.

Sinergi antara arahan Mendagri dan penguatan teknis pendataan yang dikawal Dirjen Bina Adwil Safrizal ZA diharapkan dapat mempercepat seluruh tahapan penanganan bencana di Sikka. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, pemetaan kerusakan, penyaluran bantuan, hingga persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dengan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa, penanganan dampak gempa diharapkan dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara bertahap.

Load More