- Bea Cukai Ngurah Rai menangkap dua warga India berinisial AR dan PC di Bali pada Senin.
- Kedua pelaku menyelundupkan ganja seberat 10.110 gram netto dari Thailand dengan modus disamarkan dalam koper.
- Kasus penyelundupan narkotika senilai Rp 1,5 miliar tersebut kini ditangani Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Kemudian, apakah paket ganja itu akan diedarkan di Pulau Bali pihaknya masih melakukan pendalaman. Karena, dari pengakuan mereka hanya transit ke Bali dan lalu menuju India.
"Karena memang statusnya mereka itu transit, tidak untuk berwisata. Jadi perlu pendalaman lebih lanjut, apakah di sini nanti ada yang menerima atau memang mereka melanjutkan perjalanan. Karena setelah dari Bali akan ada negara lain yang menjadi tujuannya, mereka ke India," ungkapnya.
Ia menerangkan, paket yang dibawa mereka ini kalau dipasarkan dengan nilai rupiah sekitar Rp 1,5 miliar.
" Kalau dari pengakuan barang itu mereka ambil di Thailand untuk selanjutnya dibawa dalam penguasaan mereka. Kalau untuk di sini apakah ada penerima atau tidak, itu masih dalam proses pendalaman kami. Kalau dirupiahkan dengan jumlah kurang lebih 10,11 kg ini kurang lebih Rp 1,5 miliar," ujarnya.
Kedua tersangka, disangkakan Pasal 111 Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia, nomor 35, tahun 2009 tentang narkotika, Jo Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana atau Pasal 610, Ayat (2) huruf a Undang-undang Republik Indonesia, nomor 1, tahun 2023 tentang KUHP, Jo Undang-undang Republik Indonesia, nomor 1, taun 2026 tentang penyesuaian pidana.
Kontributor : M Dafi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji
-
Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus
-
Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar
-
Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia