Ilustrasi: Kantin Sekolah SDN 004 Samarinda Utara [kaltimtoday.co]
Baca 10 detik
- Kepala Badan Gizi Nasional berencana memanfaatkan kantin sekolah dan fasilitas tersedia sebagai dapur Program Makan Bergizi Gratis.
- Strategi ini diutamakan bagi wilayah terpencil dengan jumlah siswa sedikit guna meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara.
- Badan Gizi Nasional memastikan dana operasional telah dicairkan secara bertahap untuk menjaga keberlangsungan layanan di seluruh daerah.
"Ini merupakan bagian dari efisiensi agar pelaksanaan program bisa berjalan optimal tanpa seluruhnya mengandalkan APBN," ujar Nanik.
Dalam kesempatan yang sama, Nanik juga menanggapi kabar mengenai sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disebut menghentikan layanan akibat belum cairnya dana operasional.
Ia memastikan pencairan dana telah dilakukan secara bertahap sejak Jumat pekan lalu dan berlanjut pada Senin.
Berdasarkan laporan yang diterima BGN, sejumlah SPPG telah menerima pencairan dana sehingga layanan tetap dapat berjalan.
"Ini hanya persoalan teknis. Dana sudah mulai dicairkan sejak Jumat dan hari ini juga ada pencairan. Jadi tidak ada masalah," kata Nanik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Perluas Layanan Digital Global, Registrasi BRImo Kini Tersedia di 15 Negara
-
Teras Kapal BRI Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Wilayah Kepulauan
-
BRI Lampaui Target Awal KPP, Percepat Pembiayaan Perumahan di Indonesia
-
Dua Anak Terseret Arus di Pantai Kuta
-
Ratusan Dapur MBG di NTB Mogok Masak