Muhammad Yunus
Kamis, 28 Mei 2026 | 15:23 WIB
Sisa kambing untuk kurban yang belum laku terjual di salah satu lapak di Kota Mataram [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Pedagang hewan kurban di Kota Mataram mencatat peningkatan penjualan kambing yang signifikan dibandingkan tahun 2025 lalu.
  • Strategi pemasaran berupa penawaran harga kompetitif serta pemberian bonus telur terbukti efektif menarik minat banyak pembeli.
  • Meskipun sempat dikhawatirkan sepi, mayoritas kambing yang memenuhi syarat kurban telah berhasil terjual hingga H+1 Idul Adha.

Salah satu cara untuk menarik minat pembeli yaitu beli kambing gratis telur. Dilapaknya ia menyiapkan sebanyak 52 ekor kambing kurban yang didatangkan dari peternak di Lombok Tengah dan jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai permintaan masyarakat.

“Kalau beli kambing gratis telur. Misalnya beli kambing satu ekor kita kasih dia telur satu tray,” katanya.

Untuk harga kambing kurban berkisar Rp2 juta hingga Rp3,7 juta per ekor tergantung ukuran hewan.

Ia mengaku harga tahun ini mengalami kenaikan sekitar Rp500 ribu dibanding tahun sebelumnya.

“Ada peningkatan harga tahun ini. Bedanya itu sekitar Rp500 ribu dan kita sesuaikan dengan harga di pasar,” ujarnya.

Kontributor : Buniamin

Load More