- DPW LDII Bali merayakan Idul Adha 1447 H dengan melestarikan tradisi Ngejot di Denpasar dan seluruh wilayah Bali.
- LDII Bali membagikan 10 ribu paket daging kurban dalam wadah besek kepada seluruh tetangga tanpa memandang latar belakang agama.
- Tradisi tahunan ini menjadi simbol kuat toleransi antarumat beragama dan menjaga kerukunan serta semangat persaudaraan di lingkungan masyarakat Bali.
SuaraBali.id - Toleransi antar umat beragama di Bali terasa kembali dalam momen perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H ini. Tradisi Ngejot yang dipertahankan sejak lama, masih dilangsungkan pada perayaan kurban kali ini.
Tradisi Ngejot merupakan kebiasaan berbagi yang dilakukan kepada tetangga di lingkungan sekitar. Dalam Ngejot yang berkembang sejak lama di sekitar kawasan kantor DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bali, Denpasar Barat, Kota Denpasar ini, ngejot dilakukan setiap perayaan Idul Adha dengan membagikan paket daging kurban ke penduduk sekitar. Termasuk juga kepada penduduk yang tidak beragama Islam.
Usai prosesi pemotongan daging kurban, paket daging kemudian ditempatkan dalam besek atau wadah tradisional Bali yang terbuat dari anyaman bambu. Paket daging tersebut kemudian diantarkan ke rumah-rumah warga pada siang hari.
Endang Ratnaningsih merupakan salah satu penerima “jotan” daging tersebut. Dia menyebut tradisi ini menjadi lambang toleransi antar umat dan penduduk di lingkungan tersebut.
“Sebagai bukti toleransi antar umat beragama, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih banyak dan selamat Hari raya Idul Adha,” kata Endang saat ditemui.
Menurutnya, kehidupan bertetangga di lingkungan tersebut juga berjalan toleran. Sehingga kerukunan antar penduduk juga dapat terjaga.
“Baik banget, saya suka minjam parkiran di sana (Kantor LDII) juga,” tambahnya.
Sementara itu, Agung Suarta juga hampir setiap tahunnya diberikan paket daging tersebut. Dia menilai dalam berbuat kebaikan, tidak mesti memandang latar belakang agama seseorang. Sehingga tradisi yang berlangsung dari tahun ke tahun ini bisa menjadi penanda kebaikan dan toleransi.
“Ini sudah ke sekian kalinya, karena ini sudah bertetangga, sudah kayak saudara,” ungkap Suarta.
Baca Juga: Ilusi Literasi di Tengah Serbuan Buku Impor di Bali Dan Eksistensi Bacaan Lokal
Sementara itu, LDII Bali memang sudah menyiapkan rencana Ngejot ini setiap tahunnya. Di lingkungan sekitar LDII Bali, ada sekitar 100 paket daging yang siap dibagikan.
Selain itu, pembagian jotan juga dilakukan di lingkungan sekitar Kantor LDII di setiap kabupaten dan kota di Bali. Sehingga total pembagian jotan diperkirakan mencapai 10 ribu paket pada tahun ini.
Wakil Ketua DPW LDII Bali, H. Hardilan menjelaskan jika jumlah daging kurban pada tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya. Jumlah daging kurban pada tahun ini meliputi 145 ekor sapi dan 270 ekor kambing di seluruh Kantor LDII di Bali.
Dia menekankan pesan persaudaraan di lingkungan masing-masing yang harus tetap dijaga. Termasuk juga dalam semangat untuk menjaga tali persaudaraan atau menyama braya dalam istilahnya di Bali.
Salah satu upayanya adalah dengan menjaga toleransi beragama di lingkungan.
“Karena tetangga itu kan saudara kita yang paling dekat ya. Kalau saudara kandung kan jauh kadang, jadi kalau ada apa-apa, pasti tetangganya dulu dong,” kata Hardilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG