- Pemerintah Kota Mataram memberlakukan kebijakan kerja dari rumah bagi ASN setiap hari Jumat mulai pekan ini.
- Kebijakan ini tidak berlaku bagi pejabat struktural eselon II, III, dan IV yang tetap bekerja di kantor.
- Wali Kota Mataram akan menerapkan sanksi tegas bagi ASN yang menyalahgunakan waktu kerja untuk hari libur.
SuaraBali.id - Kebijakan work from home (WFH) sudah mulai diberlakukan di pemerintah daerah yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu pemerintah daerah yang mulai memberlakukan WFH setiap Jum’at ini yaitu Kota Mataram.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengatakan kebijakan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat pekan ini.
Pada saat pemberlakuan kebijakan baru ini akan diatur dengan ketat. Pasalnya, tidak semua ASN bekerja dari rumah melainkan akan ada yang tetap bekerja di kantor.
“Kita diminta segera ini mengafirmasi kebijakan pemerintah pusat dan work from home mulai pada hari Jum’at,” katanya Rabu (15/4/2026).
Skema WFH di wilayah pemkot Mataram sudah ada dan akan segera diberlakukan. Dimana, dalam aturan yang dibuat tidak semua ASN akan WFH. “Yang struktural eselon II, III dan IV itu masih tetap bekerja. Yang lain WFH,” katanya.
Saat ini Wali Kota Mataram, sedang mencari formulasi pengawasan. Sehingga kebijakan WFH yang diberlakukan setiap hari Jum’at ini tidak dianggap sebagai hari libur.
“Kita masih mencari formulasi seperti apa untuk bisa mengawasi bahwa WFH itu bekerja efektif dan jangan menjadi libur panjang Jum’at, Sabtu, dan Minggu,” ungkapnya.
Bahkan Mohan menegaskan akan memberikan sanksi yang tegas jika ada ASN yang memanfaatkan WFH sebagai hari libur.
Ancaman sanksi ini agar para ASN yang WFH tidak melampaui batas memanfaatkan itu. “Kami juga harus menerapkan sanksi yang tegas untuk itu,” katanya.
Baca Juga: Gaya Baru ASN Mataram, Ke Kantor Pakai Sepeda
Bentuk pengawasan yang akan diterapkan bagi ASN yang akan WFH ini sedang dirancang. Sehingga nantinya efektif untuk memantau para ASN.
Pada saat WFH, peran pimpinan sangat penting untuk melihat kinerja pegawainya.
“Kita sedang rancang ini. Ini bukan alasan malas dan kita akan awasi,” katanya.
Kontributor Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Polisi Denpasar Gelar Patroli Besar Cegah Kejahatan Jalanan
-
Kenapa Udara Dingin Australia Pengaruhi Suhu di Bali? Ini Penjelasan BMKG
-
Live Medsos Saat Jam Kerja? Ini Sanksi Bagi ASN Lombok Tengah
-
QLola by BRI Dukung Payroll Perusahaan Lebih Cepat dan Minim Human Error
-
Donasi Konsumen Alfamart Dikonversi Jadi Daging kurban