Muhammad Yunus
Rabu, 08 April 2026 | 17:12 WIB
Ilustrasi ujian SNBT
Baca 10 detik
  • Seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT ditentukan berdasarkan skor hasil ujian tertulis berbasis komputer peserta.
  • Materi ujian meliputi Tes Potensi Skolastik, literasi bahasa Indonesia dan Inggris, serta penalaran matematika untuk mengukur kemampuan kognitif.
  • Kelulusan ditentukan oleh peringkat nilai tertinggi, kuota program studi, dan tingkat persaingan antar peserta tanpa adanya ambang batas.

SuaraBali.id - Lolos dan tidaknya masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ditentukan oleh nilai.

Nilai SNBT ini merupakan skor yang diperoleh peserta tes dari hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Nilai tersebut kemudian digunakan sebagai dasar seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBT.

Skor yang didapatkan dalam UTBK SNBT ini menunjukkan kemampuan peserta dalam hal potensi kognitif, penalaran dan literasi.

Pelaksanaan UTBK ini terdiri dari beberapa komponen tes yang meliputi, Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia serta Bahasa Inggris dan Penalaran Matematika.

Dari komponen – komponen tes tersebut, apa saja yang dinilai dalam SNBT?

Melansir dari laman Kemdikbud, berikut beberapa komponen penilaian dalam SNBT:

1. Tes Potensi Skolastik (TPS)

a. Penalaran umum

Baca Juga: Kunci Jawaban Soal SNBT: Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Dalam Penalaran Umum (PU) aspek yang dinilai yakni kemampuan berpikir logis, baik secara induktif, deduktif dan kuantitatif.

b. Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Dalam Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU) yang dinilai yakni pemahaman peserta terhadap isu – isu penting yang relevan dengan konteks Indonesia.

c. Pemahaman Bacaan dan Menulis

Dalam Pemahaman Bacaan dan Menulis, aspek yang dinilai yakni kemampuan memahami teks tulis sekaligus mengekspresikan ide secara tertulis dengan baik.

d. Pengetahuan Kuantitatif

Load More