- Seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT ditentukan berdasarkan skor hasil ujian tertulis berbasis komputer peserta.
- Materi ujian meliputi Tes Potensi Skolastik, literasi bahasa Indonesia dan Inggris, serta penalaran matematika untuk mengukur kemampuan kognitif.
- Kelulusan ditentukan oleh peringkat nilai tertinggi, kuota program studi, dan tingkat persaingan antar peserta tanpa adanya ambang batas.
SuaraBali.id - Lolos dan tidaknya masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ditentukan oleh nilai.
Nilai SNBT ini merupakan skor yang diperoleh peserta tes dari hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Nilai tersebut kemudian digunakan sebagai dasar seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBT.
Skor yang didapatkan dalam UTBK SNBT ini menunjukkan kemampuan peserta dalam hal potensi kognitif, penalaran dan literasi.
Pelaksanaan UTBK ini terdiri dari beberapa komponen tes yang meliputi, Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia serta Bahasa Inggris dan Penalaran Matematika.
Dari komponen – komponen tes tersebut, apa saja yang dinilai dalam SNBT?
Melansir dari laman Kemdikbud, berikut beberapa komponen penilaian dalam SNBT:
1. Tes Potensi Skolastik (TPS)
a. Penalaran umum
Baca Juga: Kunci Jawaban Soal SNBT: Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Dalam Penalaran Umum (PU) aspek yang dinilai yakni kemampuan berpikir logis, baik secara induktif, deduktif dan kuantitatif.
b. Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Dalam Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU) yang dinilai yakni pemahaman peserta terhadap isu – isu penting yang relevan dengan konteks Indonesia.
c. Pemahaman Bacaan dan Menulis
Dalam Pemahaman Bacaan dan Menulis, aspek yang dinilai yakni kemampuan memahami teks tulis sekaligus mengekspresikan ide secara tertulis dengan baik.
d. Pengetahuan Kuantitatif
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan, Jaga Mandalika Tetap Bersih saat MotoGP 2026
-
BRI Perkuat Reputasi Merek, Raih Posisi Teratas dalam Brand Finance Indonesia 100 2026
-
Aksi Dramatis Evakuasi Medis Pembalap Spanyol Pakai Helikopter di MotoGP Mandalika
-
Pembalap Moto2 hingga MotoGP Ketagihan Soto Ayam
-
11 Ekor Pari Mobula Satwa Dilindungi Mati Terpotong di Bali