- BBMKG Denpasar memprakirakan gelombang tinggi mencapai empat meter di Selat Lombok selatan selama 22-25 Maret.
- Kondisi ini berisiko bagi keselamatan pelayaran seperti kapal feri karena adanya gelombang tinggi dan angin 21 knot.
- Pihak berwenang mengimbau masyarakat memantau informasi terkini dari BMKG untuk aktivitas yang aman.
SuaraBali.id - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi diprakirakan hingga empat meter di Selat Lombok bagian selatan pada 22-25 Maret.
Prakirawan BBMKG Wilayah III Luh Eka Arisanti di Denpasar, menjelaskan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter ke atas, berisiko terhadap keselamatan pelayaran salah satunya kapal feri, ditambah kecepatan angin mencapai 21 knot.
Sedangkan di Selat Lombok bagian utara, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan perairan selatan Bali diperkirakan ketinggian gelombang laut mencapai kisaran 1,25-2,5 meter.
Berdasarkan kondisi sinoptik, BBMKG Wilayah III telah menganalisis bahwa pola angin di perairan utara Bali diprakirakan bergerak dari arah barat daya-barat laut.
Sedangkan perairan selatan Bali, pola angin diprakirakan bergerak dari arah selatan-barat.
Adapun kecepatan angin masing-masing perairan itu diprakirakan mencapai kisaran 5-20 knot.
Selain operator kapal feri yang mewaspadai kecepatan angin dan gelombang tinggi, BBMKG Denpasar menjelaskan operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sedangkan pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Baca Juga: 1.639 Narapidana di Bali Dapat Remisi Idul Fitri, 26 Langsung Bebas!
Ia menyarankan masyarakat untuk memantau informasi terkini terkait cuaca dan gelombang laut dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali, nomor kontak melalui (0361)751122, dan aplikasi Info BMKG.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Mengapa Perjalanan 20 Hari Para Biksu Ini Jadi Sorotan Dunia?
-
Teddy Indra Wijaya Kian Populer, Pengamat: Publik Mulai Bertanya, Dipersiapkan Jadi Apa?
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor
-
Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham