- Antrean pemudik mencapai 30 kilometer di Jembrana menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, karena puncak mudik jelang Hari Raya Nyepi.
- Kepolisian telah mengatur pintu masuk pelabuhan dan melakukan penyekatan truk besar untuk mengurai kepadatan kendaraan.
- Langkah mitigasi mencakup koordinasi TBB di Ketapang dan penundaan kendaraan besar menuju zona penyangga pelabuhan.
SuaraBali.id - Antrean kendaran pemudik yang bergerak menuju ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali mencapai 30 kilometer sejak Minggu (15/3).
"Puncak perkiraan mudik dari Bali memang hari ini. Patokan pemudik dari Bali bukan Hari Raya Idul Fitri tetapi Hari Raya Nyepi," kata Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kadek Citra Dewi Suparwati.
Terkait antrean yang mencapai Kota Negara, Jembrana yang jaraknya sekitar 30 kilometer dari pelabuhan, dia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi lintas sektoral untuk mengatasi hal tersebut.
Di Pelabuhan Gilimanuk, kata dia, dilakukan pengaturan pintu masuk pelabuhan untuk memberi ruang bagi kendaraan roda empat, bus dan truk.
"Pintu-pintu masuk pelabuhan sempat hanya dipenuhi sepeda motor. Kami sekarang bagi agar kendaraan jenis lain mendapatkan ruang," katanya.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan polres-polres di sepanjang jalur mudik menuju Jembrana, untuk melakukan penyekatan kendaraan barang ukuran besar.
Agar kemacetan tidak bertambah parah, dia mengimbau pemudik untuk tertib dalam antrian, agar memudahkan petugas mengurai kemacetan.
"Kendaraan dari arah Denpasar jangan menutup seluruh badan jalan karena masih ada kendaraan dari arah Gilimanuk," katanya.
Seluruh polsek juga dia perintahkan untuk memantau di wilayah masing-masing agar arus lalu lintas berjalan tertib.
Baca Juga: 5 Aktivitas 'Rahasia' yang Hanya Ada di Bali Saat Nyepi
Pantauan di lapangan sekitar pukul 09.15 Wita, antrean kendaraan yang didominasi mobil, bus dan truk berbagai ukuran terlihat sampai Terminal Kota Negara di wilayah Desa Kaliakah.
Sedangkan pemudik yang menggunakan sepeda motor, menyisir di sepanjang pinggir jalan hingga pelabuhan. Akibat kondisi ini, sekitar 16 pengendara pingsan karena cuaca panas.
Kepolisian Daerah Bali melakukan berbagai langkah untuk mengurai antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.
Kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, guna mempercepat proses bongkar muat kendaraan sehingga kapal dapat segera kembali beroperasi.
Selain itu, dilakukan penyekatan kendaraan bersumbu tiga ke atas di wilayah Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Tabanan.
"Kendaraan tersebut diarahkan menuju buffer zone untuk menerapkan sistem penundaan atau delay system agar tidak seluruh kendaraan tiba bersamaan di kawasan pelabuhan," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor
-
Calon Haji Asal Mataram Ditolak Masuk Arab Saudi, Ternyata Ini Penyebabnya!
-
Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Lombok Barat Aman Mencukupi dan Sesuai HET
-
Warga Lombok Menjerit: Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Melonjak
-
Jarak Tempuh Terlalu Jauh, ASN Menyerah Gunakan Sepeda ke Kantor