- Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026, dan berlangsung selama dua hari penuh.
- Rangkaian tradisi menyambut Nyepi meliputi Purnama Kesanga pada 3 Maret dan upacara penyucian diri Melasti pada 16 Maret.
- Puncak ritual Bhuta Yadnya, Tawur Kesanga, dilaksanakan pada 18 Maret, dilanjutkan Ngembak Gni sebagai penanda berakhirnya Nyepi.
Tanggal 14 Maret 2026 ini bertepatan dengan Hari Tumpek Wayang dan Hari Kajeng Kliwon Uwudan.
Menurut kepercayaan, Hari Tumpek Wayang dan Hari Kajeng Kliwon Uwudan dikenal sebagai hari keramat. Masyarakat diharapkan agar menyiapkan sarana pandan berduri, untuk menghindari marabahaya.
4. 16 Maret 2026
Tanggal 16 Maret 2026 ini bertepatan dengan Hari Melasti/Pekiyisan ke Segara.
Upacara ini sebagai tanda penyucian diri menjelang Hari Raya Nyepi yang bertujuan untuk membersihkan diri secara spiritual dan menyucikan sarana upacara.
Umat Hindu Bali melakukan prosesi Melasti dengan berjalan menuju laut atau sumber air (segara) sambil membawa Pratima dan simbol keagamaan.
Upacara ini memiliki makna mendalam tentang pembaruan jiwa dan pembersihan alam dari energi negatif.
5. 18 Maret 2026
Tanggal 18 Maret 2026 ini bertepatan dengan Hari Tilem Kesanga dan Hari Buda Cemeng Klawu.
Baca Juga: Takbiran Tanpa Pengeras Suara di Bali Saat Nyepi, Aturan Ketat Harus Dipatuhi Umat Islam
Tilem Kesanga merupakan rahina Tawur Kesanga, puncak Bhuta Yadnya, saat Bhuta Kala dipralina dan diseimbangkan melalui caru dan tawur.
6. 19 Maret 2026
Tanggal 19 Maret 2026 ini bertepatan dengan Hari Nyepi Caka 1948. Dimana hari ini adalah hari suci umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka.
7. 20 Maret 2026
Tanggal 20 Maret 2026 ini bertepatan dengan Hari Ngembak Gni dan Bhatari Shri.
Ngembak Geni ini dilaksanakan sehari setelah Hari Raya Nyepi, atau pinanggal ping kalih sasih kadasa Tahun Caka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG