- Bab 6 Kurikulum Merdeka Kelas X membahas kesehatan pribadi, sosial, dan evaluasi risiko gaya hidup melalui aktivitas jasmani.
- Siswa mempelajari studi kasus pertolongan darurat mengenai dua juru masak terkapar di dapur restoran akibat insiden gas.
- Langkah awal pertolongan darurat meliputi mematikan kompor menyala, lalu menangani korban yang sadar sebelum yang tidak sadar.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk SMA/MA Kelas X Kurikulum Merdeka Bab 6 bertemakan “Kesehatan Pribadi dan Sosial”.
Melansir dari buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA/MA Kelas X (2024) karya Anggara Aditya Kurniawan dan Teguh Karya, dalam Bab tersebut siswa mengevaluasi risiko Kesehatan akibat gaya hidup dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan melalui aktivitas jasmani.
Pada halaman 181 terdapat sebuah bacaan tentang memutuskan Tindakan pertolongan darurat. Kemudian di halaman 182 terdapat 5 pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan tersebut.
Berikut kunci jawaban Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas X Halaman 182.
Kunci Jawaban Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas X Halaman 182
Dalam studi kasus tersebut, siswa mempelajari kasus dan memutuskan Tindakan pertolongan darurat yang dilakukan.
Siswa disajikan sebuah gambar “keadaan darurat”, dimana terlihat dua orang juru masak disebuah restoran/kafe sedang terkapar di dapur.
1. Langkah pertama apa yang kamu lakukan? Mengapa?
Jawaban: Langkah pertama yang dilakukan ketika melihat peristiwa tersebut adalah mematikan kompor terlebih dahulu. Karena posisi terakhir kompor masih menyala besar.
Baca Juga: Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kuliner Kelas X Uji Kompetensi Semester 2 Halaman 108
Sehingga sebaiknya dimatikan terlebih dahulu, agar tidak memunculkan masalah baru (meledak misalnya).
Pasalnya dalam kondisi saat itu ada bau gas menyengat dari bawah kompor akibat terkena wajan panas terjatuh.
2. Risiko apa yang kamu lihat dari kejadian tersebut?
Jawaban: Risiko yang bisa terjadi adalah gegar otak ringan (cedera otak). Karena posisi kepala terbentur lantai hingga mengalami pendarahan.
Jika tidak segera tertolong, bisa berisiko mengancam nyawa, karena kehabisan darah.
3. Tindakan apa yang dapat kamu lakukan agar situasi menjadi lebih aman?
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Bukan Cuma Buku dan Seragam, Lakukan 5 Hal Ini Agar Mental Anak Siap Hadapi Tahun Ajaran Baru
-
Tips Sukses Hadapi Pembelajaran Jarak Jauh, Agar Tak Gagap Digital!
-
Tips Anti Malas Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang, Dijamin Bikin Kamu Kembali Produktif
-
Bingung Pilih SMP untuk Anak? Ini 5 Rekomendasi SMP Terbaik di Kota Denpasar
-
Miris! Gunung Agung Penuh Sampah, Pendaki Protes Keras: Ini Tempat Suci, Bukan Tempat..