- Bab 7 Kurikulum Merdeka Kelas V membahas penyelidikan sifat cahaya yang dapat diamati melalui soal Uji Kompetensi.
- Soal kompetensi menguji pemahaman sifat tembus pandang bahan, faktor ukuran bayangan, serta sifat cahaya laser.
- Prinsip kerja periskop melibatkan pemanfaatan pemantulan cahaya pada cermin untuk melihat objek di luar jangkauan.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas V Kurikulum Merdeka Bab 7 bertemakan “Bermain dengan Cahaya”.
Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas V (2024) karya Amalia Fitri Ghaniem, Ati Haviati Oktora, Maria Jeanindya Wahyudi, dan Ekatannia Tresnasari, dalam Bab tersebut siswa belajar untuk menyelidiki tentang sifat Cahaya yang bisa diamati oleh mata.
Di halaman 151 terdapat soal Uji Kompetensi berupa Uraian. Berikut kunci jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas V Halaman 151.
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas V Halaman 151
Uji Kompetensi
1. Perhatikan gambar berikut!
(Siswa disajikan gambar 3 orang anak yang dipisahkan dengan layar)
Ian, Banu, Dara, dan mobil mainan dipisahkan oleh layar 1, 2, dan 3. Ketiga layar tersebut terbuat dari bahan yang berbeda-beda sehingga:
a. Ian tidak bisa melihat Dara.
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas VI Halaman 149: Menjaga Persatuan dan Kesatuan
b. Banu bisa melihat Dara dengan jelas.
c. Dara dan Banu bisa melihat mobil mainan dengan samar.
Berdasarkan informasi tersebut, apa sajakah kemungkinan bahan untuk ketiga layar tersebut? Jelaskan alasannya.
Jawaban:
Layar 1 : kayu, tembok, dan benda gelap lainnya
Alasan : benda gelap tidak dapat ditembus cahaya
Layar 2 : kaca, plastik bening, dan benda transparan lainnya
Alasan : benda bening dapat ditembus cahaya
Layar 3 : kain tipis, plastik putih, dan benda buram lainnya
Alasan : benda buram dapat Sebagian ditembus cahaya
2. Perhatikan Gambar berikut!
(Siswa disajikan Gambar kaleng yang diberi Cahaya dari lampu senter)
a. Bagaimana caranya membuat bayangan kaleng semakin besar?
b. Bagaimana caranya membuat arah bayangan berubah?
c. Kata Aga, bayangan ini bisa diubah bentuknya menjadi bulat. Apakah kamu setuju? Jika iya, bagaimana caranya?
Jelaskan ketiga jawaban tersebut menggunakan diagram atau gambar
Jawaban:
a. Dengan mendekatkan senter ke kaleng.
b. Dengan mengganti posisi senter menjadi ke samping kiri, kanan, atau ke atas.
c. Bisa, caranya dengan mengubah posisi kaleng menjadi tertidur sehingga bayangan menjadi berbentuk lingkaran, sesuai dengan bentuk dasar kaleng yaitu lingkaran.
3. Pelajari infografis berikut dan jawablah pertanyaannya!
(Siswa disajikan gambar tentang Informasi mengenai Fakta lampu laser hijau)
a. Sifat cahaya apa yang dimanfaatkan pada alat ini?
b. Menurut kamu mengapa alat ini bisa memberikan informasi mengenai lokasi penggunanya?
c. Jika digunakan untuk membuat garis lurus, menurut kamu apa kelebihan dari menggunakan alat ini dibanding penggaris/meteran?
Jawaban:
a. Cahaya merambat lurus
b. Karena Cahaya merambat lurus, jika kita menelusuri sesuai garis sinar, maka akan mengantarkan kita kepada sumber Cahaya/penggunanya.
c. Kelebihannya yakni tidak akan bergeser, berubah posisi, atau tertiup angin. Bisa memberikan garis lurus yang lebih Panjang dan mudah dibawa.
4. Kamu diminta menjadi juri dalam lomba mendesain periskop. Periskop adalah teropong yang dilengkapi cermin. Periskop digunakan untuk melihat bagian atas permukaan air dari bawah laut.
(Siswa disajikan gambar kapal selam dalam laut dan ada burung diatasnya)
Ada 2 desain yang harus kamu nilai. Bedanya ada di posisi cermin. Kamu harus memilih desain yang akan berfungsi dengan baik. Gunakan pemahamanmu tentang sifat cahaya dan cermin.
Siapakah pemenang yang kamu pilih? Sertakan jawabanmu dengan:
a. gambar sederhana yang menunjukkan arah sinar pada kedua periskop,
b. alasan kenapa periskop pilihanmu akan berfungsi dengan baik, dan
c. kelemahan periskop yang tidak kamu pilih.
Jawaban:
A yang terpilih sebagai pemenang. Alasannya karena letak cermin 1 pada periskop A akan membuat sinar terpantul ke cermin 2, kemudian terpantul ke ujung luar periskop sehingga pengamat bisa melihat kondisi di atas permukaan.
Hal ini tidak akan terjadi pada periskop B karena posisi cermin 1 akan memantulkan Cahaya kembali ke mata pengamat, bukan ke cermin 2.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob