Muhammad Yunus
Rabu, 11 Februari 2026 | 20:21 WIB
Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas VI Kurikulum Merdeka Bab 2 bertemakan “Tarik dan Embuskan” [Suara.com/buku.kemendikdasmen.go.id]
Baca 10 detik
  • Materi IPA/IPS Kelas VI Kurikulum Merdeka membahas identifikasi organ pernapasan dan prosesnya, termasuk soal kompetensi halaman 58.
  • Uji kompetensi mencakup penamaan organ (hidung, trakea, alveoli) dan skema perjalanan udara beserta fungsinya.
  • Faktor rumah sehat (ventilasi, cahaya) dan dampak membakar sampah terhadap gangguan pernapasan dijelaskan secara rinci.

SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas VI Kurikulum Merdeka Bab 2 bertemakan “Tarik dan Embuskan”.

Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas VI (2025) karya Amalia Fitri, Ati Haviati Oktora, Ekatannia Tresnasari dan Maria Jeanindya Wahyudi, dalam Bab tersebut siswa belajar mengidentifikasi dan menjelaskan organ-organ sistem pernapasan beserta proses yang terjadi didalamnya.

Di halaman 58 terdapat soal Uji Kompetensi berupa Uraian. Berikut kunci jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI Halaman 58.

Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI Halaman 58

Uji Kompetensi

1. Perhatikan gambar organ pernapasan berikut. Berilah nama yang tepat pada setiap bagiannya!

(Siswa disajikan gambar mengenai organ pernapasan manusia)

Jawaban:

Bagian Organ Pernapasan Manusia:

Baca Juga: Kunci Jawaban Dasar-Dasar Teknik Otomotif Kelas X Asesmen Halaman 146

(1) Hidung

(2) Tenggorokan/trakea

(3) Bronkiolus

(4) Paru-paru

(5) Alveoli

2. Buatlah alur/skema sederhana mengenai proses perjalanan udara di dalam tubuhmu. Jelaskan pula proses yang terjadi di setiap organ yang dilewati!

Jawaban:

Proses perjalanan udara di dalam tubuh:

1. Hidung: Pintu masuk dan keluarnya udara. Pada rongga hidung juga terdapat bulu hidung (menyaring kotoran yang terbawa oleh udara)

2. Laring (pangkal tenggorokan): Saluran penghubung tenggorokan belakang dengan trakea, di dalamnya terdapat pita suara.

3. Trakea (batang tenggorokan): mengalirkan ke udara dari dan ke paru-paru

4. Bronkus (Cabang batang tenggorokan): mengalirkan udara ke paru-paru kiri dan kanan

5. Bronkiolus (anak cabang batang tenggorokan): mengalirkan udara dari bronkus ke alveolus

6. Alveoli: sebagai tempat pertukaran gas oksigen dan karbondioksida.

3. Aga bercita-cita menjadi seorang arsitek. Saat ini ia sedang gemar membuat desain rumah impiannya yang akan dibangun di pinggiran pantai.

a. Menurutmu faktor apa saja yang harus diperhatikan saat membangun rumah agar memenuhi syarat rumah sehat untuk sistem pernapasan? Lengkapi dengan alasannya!

Jawaban:

a. (1) Ventilasi udara yang baik

Agar udara di dalam rumah tetap segar, tidak lembap, dan polutan bisa keluar. Hal ini penting agar paru-paru mendapatkan udara bersih.

(2) Pencahayaan alami yang cukup

Cahaya matahari dapat membunuh kuman dan jamur yang bisa mengganggu sistem pernapasan.

(3) Kebersihan lingkungan sekitar

Lingkungan yang bersih mengurangi risiko debu, asap atau alergen yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan.

(4) Penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan

Menghindari bahan bangunan yang mengeluarkan zat berbahaya (seperti cat atau asbes) yang bisa mengganggu pernapasan.

4. Hampir setiap hari Banu pergi ke sekolah mengendarai sepeda. Ia suka sekali menikmati suasana jalanan pada pagi hari. Namun, berbeda saat pulang sekolah. Selain sinar Matahari yang menyengat, jalanan pun menjadi ramai dan macet oleh kendaraan bermotor.

a. Apakah bersepeda memberikan efek positif bagi saluran pernapasan?

b. Apa yang bisa Banu lakukan agar ia tetap bersepeda dengan sehat meski jalanan sedang ramai dan macet?

Jawaban:

a. Iya, karena bersepeda termasuk olahraga ringan yang dapat melatih paru-paru agar lebih kuat. Selain itu juga dapat meningkatkan kapasitas paru-paru dan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh dan membantu memperkuat otot-otot pernapasan.

b. Beberapa hal yang bisa dilakukan Banu saat bersepeda di jalan raya adalah:

(1) Menggunakan masker saat bersepeda di jalan yang berdebu atau penuh polusi.

(2) Memilih rute alternatif yang lebih sepi dan rindang.

(3) Bersepeda di jam yang tidak terlalu panas atau padat kendaraan.

(4) Menjaga jarak dari kendaraan bermotor agar tidak menghirup asap knalpot secara langsung.

(5) Membawa air minum agar tidak dehidrasi saat bersepeda di panas Terik.

5. Rumah Reno banyak sekali ditumbuhi aneka pohon buah. Setiap hari selalu saja ada daun atau ranting yang berguguran. Reno dan ayahnya mengumpulkan daun-daun dan ranting yang kering kemudian mem bakarnya bersama sampah rumah tangga lainnya. Alasannya sederhana supaya cepat bersih dan tidak bersisa. Namun, sudah tiga hari belakangan ini Reno sering sekali merasa dadanya sesak, kesulitan bernapas bahkan terkadang disertai batuk.

a. Apa kebiasaan Reno yang memengaruhi kondisi kesehatan pernapasan nya?

b. Jelaskan bagaimana kebiasaan tersebut menyebabkan gangguan per napasan yang dialaminya!

c. Berdasarkan hubungan yang kamu jelaskan tadi, saran apa yang bisa kamu berikan untuk Reno dan ayahnya agar Reno tidak lagi sakit pernapasan dan lingkungan rumah mereka tetap bersih serta sehat?

Jawaban:

a. Membakar daun, ranting, dan sampah rumah tangga di halaman rumah.

b. - Proses pembakaran sampah menghasilkan asap yang mengandung karbon monoksida, partikel halus, dan zat beracun lainnya.

- Zat – zat ini bisa masuk ke saluran pernapasan, menyebabkan iritasi, sesak napas, batuk dan bisa memicu penyakit seperti asma atau bronkitis.

- Asap pembakaran juga mengganggu kualitas udara di sekitar rumah.

c. Beberapa saran yang diharapkan:

(1) Tidak membakar sampah, tetapi memilah dan mengelola sampah dengan benar (kompos, daur ulang, dll)

(2) Menggunakan tempat penampungan sampah yang tertutup dan menunggu petugas kebersihan mengangkutnya.

(3) Membuat Kompas dari daun dan ranting kering.

(4) Menanam lebih banyak tanaman penyerap polusi untuk menjaga kualitas udara.

(5) Menjaga ventilasi rumah agar tetap baik.

Kontributor : Kanita

Load More