Proses pemilihan cabai di salah satu distributor di Lombok Barat [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
- Gubernur NTB memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Mandalika, menemukan harga cabai rawit naik mencapai Rp95 ribu per kilogram.
- Pemerintah daerah akan menggelar Gerakan Pangan Murah pada Jumat untuk menstabilkan harga cabai yang disebabkan mekanisme pasar.
- Pengepul diminta memprioritaskan pasokan cabai untuk kebutuhan lokal NTB daripada mengirim ke luar daerah.
“Kita butuh stok yang memadai,” katanya.
Sementara itu, salah seorang distributor cabai di Lombok Barat, Sulas mengatakan harga cabai terjadi kenaikan sejak beberapa pekan terakhir.
Jelang bulan puasa ini harga cabai kembali hingga tembus Rp100 ribu di tingkat pengecer.
“Kita jualnya Rp95 ribu per kg. Saya tidak mengecer. Tapi kalau ditingkat pengecer nanti lebih mahal,” katanya.
Selama ini cabai rawit yang dijual berasal dari petani yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Sebelum dijual, cabai yang dibawa dari Lombok Timur dipilih agar tidak ada yang rusak.
“Kita sutir (pilih) dulu sebelum dibawa ke pengecer,” katanya.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Program Desa BRILiaN Berhasil Mengangkat Potensi Desa Sumowono
-
Kasus Mutilasi Bali: Lokasi Sementara 6 Buronan Terungkap
-
Lebaran Topat di Lombok: Ziarah, Rebutan Ketupat, hingga Pedagang Dadakan Banjir Rezeki
-
Gubernur Bali Minta Warga Ganti Nasi dengan Singkong, Mbok Niluh Balas dengan Ini
-
Tips Masuk Sekolah Favorit Sesuai Minat dan Kemampuan