Proses pemilihan cabai di salah satu distributor di Lombok Barat [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
- Gubernur NTB memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Mandalika, menemukan harga cabai rawit naik mencapai Rp95 ribu per kilogram.
- Pemerintah daerah akan menggelar Gerakan Pangan Murah pada Jumat untuk menstabilkan harga cabai yang disebabkan mekanisme pasar.
- Pengepul diminta memprioritaskan pasokan cabai untuk kebutuhan lokal NTB daripada mengirim ke luar daerah.
“Kita butuh stok yang memadai,” katanya.
Sementara itu, salah seorang distributor cabai di Lombok Barat, Sulas mengatakan harga cabai terjadi kenaikan sejak beberapa pekan terakhir.
Jelang bulan puasa ini harga cabai kembali hingga tembus Rp100 ribu di tingkat pengecer.
“Kita jualnya Rp95 ribu per kg. Saya tidak mengecer. Tapi kalau ditingkat pengecer nanti lebih mahal,” katanya.
Selama ini cabai rawit yang dijual berasal dari petani yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Sebelum dijual, cabai yang dibawa dari Lombok Timur dipilih agar tidak ada yang rusak.
“Kita sutir (pilih) dulu sebelum dibawa ke pengecer,” katanya.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Program Makan Gratis Libur, Harga Sayur di Lombok Anjlok Parah
-
Kisah BRI Dampingi PMI Bangun Usaha, Dari Pekerja Migran Jadi Entrepreneur
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional