- Kecelakaan adu jangkrik melibatkan dua truk dan satu motor terjadi di Jalan Labuan Sait, Badung
- Insiden pukul 23.30 WITA tersebut menewaskan sopir truk box dan pengendara motor akibat rem blong truk box.
- Evakuasi korban melibatkan tim SAR, mengakibatkan dua orang meninggal dan tiga lainnya selamat dengan luka ringan.
SuaraBali.id - Peristiwa kecelakaan adu jangkrik antara dua truk terjadi di Jalan Labuan Sait, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Selasa (27/10/2026) malam.
Kecelakaan itu menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Insiden itu melibatkan dua buah truk yakni truk box Mitsubishi dengan nomor polisi N 8846 EY dan truk molen dengan nomor polisi B 9742 XFY.
Serta sebuah sepeda motor Honda Beat dengan pelat DK 6373 AEK.
Dua orang yang tewas dalam peristiwa ini adalah sopir truk box berinisial DSY (33) dan pengemudi sepeda motor berinisial AAM (28).
Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Atmodjo menjelaskan jika kedua truk datang dari arah berlawanan. Sedangkan, sepeda motor berada di belakang mobil truk molen.
Dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 23.30 WITA itu, mobil truk box itu mengalami rem blong saat melalui jalan turunan.
Sehingga, mobil tidak dapat dikendalikan dan menabrak truk molen dari arah berlawanan.
Truk molen itu lantas terdorong ke belakang dan menyebabkan pengemudi sepeda motor tidak bisa menyelamatkan diri.
Baca Juga: 150 Truk Sampah Disebar di Denpasar Demi Bersihkan Sampah Sisa Banjir
“Truk box memasuki jalan menurun tiba-tiba mengalami rem blong. Kendaraan tidak terkendali dan terjadi tabrakan dengan truk molen,” ungkap Yusuf dalam keterangannya pada Rabu (28/1/2026).
“Sesaat kemudian truk molen terdorong ke belakang dan membentur pengendara sepeda motor Honda Beat yang berada di belakangnya,” tambahnya.
Pengemudi truk box itu tewas di lokasi dalam keadaan terjepit di dalam kendaraannya. Sementara, pengemudi sepeda motor tewas saat sempat dibawa ke Rumah Sakit Bali Jimbaran.
Proses evakuasi korban melibatkan tim SAR karena kondisi korban yang terjepit.
Selain DSY, korban lain berinisial EH (45) juga terjepit kaki dalam keadaan sadar.
Proses evakuasi melibatkan 8 orang tim SAR dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar