Tebing longsor di Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (23/1/2026) [Suara.com/Istimewa]
Baca 10 detik
- Tebing longsor terjadi di proyek Ungasan, Badung, pada Jumat (23/1/2026) pukul 10.30 WITA, menimpa empat pekerja.
- Peristiwa ini menyebabkan tiga pekerja konstruksi meninggal dunia setelah tertimbun senderan penahan jalan yang roboh.
- Penyebab utama longsor diduga adalah ketidakmampuan tembok penahan di lokasi proyek penataan lahan batu kapur.
Alat berat pun dikerahkan untuk mengeruk tebing.
“Pengerukan dilakukan perlahan, dan bertahap, karena dikhawatirkan timbul getaran yang memungkinkan terjadi longsor susulan,” ungkap Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya dalam keterangannya.
Sekitar pukul 14.40 WITA, jenasah korban pertama bernama Shohibul Hasan (25) terlihat dan bisa dievakuasi 20 menit kemudian. Jenazahnya langsung dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Mataram: Begini Perjalanan Tersangka Usai Habisi Korban
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi