- Anak-anak di Dusun Karang Anyar Lombok Barat melestarikan permainan tradisional tahun 2000-an saat libur sekolah.
- Beberapa permainan yang dimainkan meliputi Selodor, Begasingan, Benteng, Sebok-sebo'an, dan Dengklak.
- Permainan tradisional umumnya dimainkan saat siang hari karena membutuhkan penerangan cukup untuk aktivitas luar ruangan.
Jika seseorang dari kubu lawan bisa menyentuh benteng kita, maka kita dinyatakan kalah.
Permainan ini sangat bermanfaat bagi kebugaran tubuh karena pemain akan bergerak terus.
4. Sebok-sebo’an / Main Kaleng
Sebok berarti sembunyi. Jadi permainan ini adalah permainan di mana salah seorang yang ditunjuk akan menutup mata kemudian menghitung.
Sembari menghitung, teman teman yang lain akan bersembunyi. Selanjutnya sang pencari akan mencari seluruh teman-temannya.
5. Dengklak
Kata dengklak berarti menghentakkan kedua belah kaki secara bersamaan ke tanah. Inti dalam gerakan permainan ini adalah menghentakkan kedua belah kaki pada garis-garis yang ditentukan.
Permainan ini dilaksanakan dengan menggunakan katuk (benda kecil yang dilempar ke dalam garis).
Salah seorang anak yang sedang bermain, Nayla mengatakan permainan masih tetap dimainkan pada pagi hari dan sore hari.
Baca Juga: Kapasitas Tempat Pembuangan Sampah di Lombok Barat Menipis
Selama libur sekolah ia mengaku belum pernah keluar untuk jalan-jalan karena orang tua tetap bekerja.
“Kita main sama teman-teman saja. Ibu sama bapak masih kerja jadi belum pernah keluar untuk main-main,” katanya.
Sedangkan untuk main menggunakan smartphone, biasanya pada malam hari. Pasalnya, untuk bermain dongklak misalnya harus siang hari karena buat garis di atas tanah.
“Biasanya siang aja kita main. Rata-rata itu kan kita lari kesana kemari. Kalau malam kurang ada penerangan jadi kita lebih banyak di rumah kalau malam,” tutupnya.
Kontributor Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob