Mazda, salah satu mobil Jepang yang kini menjadi incaran di Indonesia [Istimewa]
Baca 10 detik
- Mobil Mazda Jepang populer di Indonesia karena citra premium dan tampilan stylish menargetkan kalangan menengah atas.
- Terdapat beragam pilihan Mazda bekas dengan rentang harga mulai dari Rp148.000.000 hingga Rp525.000.000.
- Contohnya, Mazda 3 tahun 2025 dijual Rp525 juta, sedangkan Mazda Biante tahun 2015 seharga Rp148 juta.
Kilometer: 10.000 km
Transmisi: Automatic
Warna: Hitam
Lokasi: Jakarta Timur (Plat Ganjil)
Pajak: Mei 2026
Harga: Rp 376.000.000
3. Mazda CX-3 1.5 SPORT AT
Tahun: 2023
Kilometer: 23.000 km
Baca Juga: Ini Kesalahan Charging Baterai Mobil Listrik yang Bikin Boros dan Cepat Rusak
Transmisi: Automatic
Warna: Putih
Lokasi: Jakarta Barat (Plat B Genap)
Pajak: Mei 2026
Harga: Rp 280.000.000
4. Mazda CX-30 2.0 GT
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Libur Sekolah Tiba! Kemenpar Rekomendasikan Wisata Akuarium untuk Keluarga, Ini Daftar Destinasinya
-
Bongkar 'Dana Gelap' Oknum Jaksa, Pengacara Subhan: Kami Punya Bukti Transfernya!
-
Polda NTB Pastikan Kasus Asusila Oknum Polisi Diproses
-
Pemuda Korban Rasis Marah, Bunuh Rekan Kerja Sendiri
-
Rupiah Anjlok, Nasib Perajin Tahu di Mataram di Ujung Tanduk: Bahan Baku Mahal, Untung Kian Tipis