- Penulis Hamid Basyaib menyoroti popularitas cepat Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di kalangan Gen Z karena gaya bicaranya yang lugas dan apa adanya.
- Purbaya dianggap populer karena tidak terlihat memiliki beban masa lalu dan berbeda dari politisi partai, meski posisinya sangat sensitif.
- Direktur Indonesia Future Studies, Gde Siriana Yusuf, menyebut Purbaya dapat menjadi contoh pejabat lain untuk sering berkomunikasi laporan secara partisipatif kepada publik.
SuaraBali.id - Penulis Hamid Basyaib turut mengomentari gaya khas koboi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Meski terlihat sebagai sosok yang ceplas – ceplos seolah tanpa berpikir Panjang, namun rupanya Purbaya justru menjadi idola Gen Z.
Menurut Hamid di minggu – minggu pertama Purbaya menjabat sebagai Menkeu sudah sangat populer.
“Kurang dari sebulan menjabat, sejak minggu – minggu awal dia sudah sangat populer,” aku Hamid.
“Kenapa dia begitu cepat populer? Karena dia diangkat hampir berdekatan dengan kerusuhan Agustus kemarin,” imbuhnya.
Hamid menilai bahwa kini Gen Z sangat mengidolakan Purbaya lantaran melihat sosok Purbaya yang terlihat apa adanya tanpa ada yang ditutup – tutupi.
“Gen Z kalangan muda itu seneng ada tokoh politik ada Menteri yang non partai lagi, dan ngomongnya segamblang itu, terlihat tidak jaim jaga image, terdengar arogan tetapi lugu,” kata Hamid.
Purbaya yang selalu tampil apa adanya dan mengatakan apapun sesuai kata hatinya menurut Hamid menunjukkan bahwa Purbaya tidak memiliki beban dimasa lalu.
“Saya dengar di kalangan Gen Z, anak – anak muda sangat senang karena rupanya mereka melihat ada Menteri jabatan yang begitu tinggi dan kelihatan ngomong apa adanya, terkesan seenaknya, sekaligus menunjukkan bahwa dia tidak punya beban masa lalu, tidak dibebani kasus – kasus yang berbau korupsi,” terang Hamid.
Baca Juga: 'Mingkem' Kata Purbaya untuk Pers! Jurnalis Balik Sindir: Siapkah Prabowo Terima Kritik Tajam?
Bahkan bentuk kepemimpinan karismatik yang selalu ditunjukkan bagi Sebagian pejabat, justru tidak terlihat dibalik sosok Purbaya.
Menurut Hamid, Purbaya tidak peduli dengan karisma, lantaran tidak pernah terlihat menunjukkan sebagai pemimpin yang karismatik.
“Yang unik juga orang dengan gaya lugas seperti ini, dan kelihatannya tidak peduli soal karisma, kelihatan tidak karismatik, sesuatu yang bagi kebanyakan pemimpin kualitas yang perlu padahal karisma itu, tapi dia enggak,” urai Hamid.
“Terkesan seperti orang biasa sekali,” tambahnya.
Hamid menilai bahwa posisi sebagai Menkeu adalah posisi yang harus selalu waspada dan hati – hati, lantaran sangat sensitif.
“Menkeu itu posisi yang justru sangat membutuhkan kehati – hatian bicara, sangat pelit mestinya dalam soal informasi karena menyangkut isu yang sangat sensitif yaitu soal ekonomi,” ungkap Hamid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan
-
Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta