- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik pers Indonesia yang disebutnya "Mingkem" (bungkam) karena kurang tajam mengkritik pemerintah.
- Pernyataan ini disampaikan pada acara Fun Run For Good Journalism 2025 di Universitas Atma Jaya Jakarta
- Jurnalis senior Hersubeno Arief balik mempertanyakan kesiapan pemerintah, termasuk Presiden Prabowo, menerima kritik tajam dari media.
“Dan ini pertanyaannya, jika pemerintah menuntut kritik apakah pemerintahan Prabowo benar – benar siap untuk dikritk? Hayo ini Pak Purbaya nanti kalau wartawan atau media tiba – tiba melakukan kritik yang sangat keras dengan mengutip ‘kan ini diminta oleh Pak Purbaya’, apakah siap menerima laporan yang tidak nyaman ini pemerintah? Nanti dibilang nyinyir media,” urai Hersubeno mempertanyakan.
“Kemudian siap tidak menghadapi jurnalisme investigative yang tajam? Nanti begitu dilakukan investigasi eh dimiskinkan medianya, mau dibangkrutkan dituntut dengan miliaran rupiah, haha,” tegasnya dengan nada menyentil.
Purbaya Sebut Ekonomi Susah Akibat Media Kurang Tajam
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kritik pedas dengan kondisi pers Indonesia yang dinilainya mulai kehilangan ketajaman dalam menyampaikan kritik.
Purbaya menilai melemahnya fungsi kontrol media ikut berkontribusi pada tantangan ekonomi yang dihadapi bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat memberikan sambutan pada acara Anugerah Jurnalistik Forum Pemred 2025, bagian dari rangkaian Run For Good Journalism.
“dalam beberapa tahun terakhir, mentalnya mencla – mencle. Kurang galak dan jarang memberikan kritik. Akibatnya, ekonomi kita ikut susah,” ujar Purbaya.
Purbaya menekankan pentingnya jurnalis untuk Kembali pada praktik jurnalisme yang berkualitas. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam mengawal arah bangsa.
Purbaya menegaskan bahwa kritik dari pers merupakan elemen penting dalam menjaga pemerintah tetap berada di jalur yang benar.
Baca Juga: Purbaya Sering 'Lapor' Rakyat, Siriana Yusuf: Menteri Komunikasi Rakyat
Ketiadaan kritik, menurut Purbaya berpotensi membuat bangsa kehilangan arah.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026