- Monumen di Legian, Bali. Kenang Bom Bali I (2002), tragedi terorisme
- 3 lokasi di Bali. Tewaskan 202, lukai 324 orang dari 22 negara.
- 1 Okt 2005 di Kuta & Jimbaran. Bom bunuh diri, tewaskan 23 orang.
Dengan mengendarai sepeda motor, Ali Imran meletakkan bom tersebut di trotoar dekat Kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat.
Setelah meletakkan bom, Ali Imron kemudian memantau situasi lalu lintas di Kawasan Legian dekat Diskotek Sari Club dan Diskotek Paddy’s Pub sebelum akhirnya Kembali ke rumah.
Pukul 22.30 WITA, Ali Imron bersama dua pelaku Bom Bali, Jimi dan Iqbal berangkat ke Kawasan Legian menggunakan mobil Mitsubishi L300.
Sementara pelaku Bom Bali lainnya yakni Idris mengikuti mobil tersebut dengan mengendarai sepeda motor.
Saat tiba di Legian, Ali Imron memerintahkan Jimi untuk menghubungkan kabel detonator ke kotak switch bom di Mobil Mitsubishi L300.
Posisi mobil Mistubishi L300 saat itu berada diparkiran depan Diskotek Sari Club.
Iqbal yang menjadi pelaku bom Bunuh Diri diperintah untuk mengenakan bom rompi yang tujuannya untuk meledakkan diri di Diskotek Paddy’s Pub.
Rompi yang dikenakan Iqbal tersebut meledak di dalam Diskotek Paddy’s pada pukul 23.15 WITA.
Ledakan kedua terjadi lima meter di depan Diskotek Sari Club dari bom di dalam mobil Mitsubishi L300 yang dikendarai oleh Jimi.
Baca Juga: Fenomena Vanili Bali: Ekspor Melejit Dua Kali Lipat di Triwulan III Tembus Rp28,7 Miliar
Tidak lama kemudian, Bom Kembali meledak di depan Kantor Konsulat Amerika Serikat di daerah Renon, Denpasar, Bali.
Bom Bali II
Tidak berhenti di 2002, ledakan Bom di Bali Kembali terjadi di R.AJA’s Bar and Restaurant di Kuta, Menega Café dan Nyoman Café di Jimbaran pada 1 Oktober 2005.
Ledakan di R.AJA’s Bar and Restaurant meledak beberapa menit sebelum pukul 20.00 waktu setempat.
Tidak berselang lama, kemudian terjadi ledakan Kembali namun di Nyoman Café di Jalan Ulu Watu, Jimbaran.
Kekuatan ledakan menyebabkan kaca mobil Toyota Starlet yang berada di depan Toko Polo di Seberang R.AJA’s Bar and Restaurant mengalami kerusakan parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan