- MotoGP Mandalika 2025, okupansi hotel Mataram sepi, tak seramai tahun lalu.
- Okupansi 60-65% (H-1), dibanding tahun lalu sudah penuh 3 minggu sebelum event.
- Promosi kurang maksimal, banyak kamar kosong, tiket laku tapi penonton lokal dominan.
SuaraBali.id - Gelaran MotoGP Mandalika 2025 disebut tidak seramai tahun lalu bagi pelaku perhotelan.
Pasalnya, hingga H-1 event balap motor kelas dunia ini masih ada kamar kosong dan okupansi di Kota Mataram baru mencapai 60 – 65 persen.
Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), I Made Adiyasa mengatakan pekan ini okupansi hotel di Mataram sudah mulai naik.
Sedangkan untuk tanggal 4 – 5 Oktober okupansi di Mataram mencapai 75 persen.
“Untuk tanggal 4-5 Oktober sudah sampai 75% sudah melampaui target kita untuk tahun ini tadinya 70%,” katanya Kamis (2/10/2025) sore.
Ia membandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu.
Dimana, tahun lalu okupansi sudah penuh pada tiga minggu sebelum event. Sedangkan tahun ini masih banyak kamar kosong.
“Tahun lalu jelas lebih baik karena kita sudah relatif sold out 3 minggu sebelum acara,” ujarnya.
Menurutnya, pelaku perhotelan cukup sulit untuk menjual kamar kepada para tamu.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Gelar Ritual Betabeq Untuk 'Minta Izin' Jelang MotoGP 2025
Dengan kondisi tersebut masih banyak kamar hotel di Mataram sebagai daerah penyangga yang belum terisi.
“Tahun ini pengelola hotel lebih sulit untuk jualan dibanding tahun lalu. Kalau jumlah kamar kosong ya masih ada yang kosong memang,” katanya.
Ia mempertanyakan, tiket sebanyak 87 persen yang sudah laku terjual. Karena tinggi tiket yang terjual ini tidak sebanding dengan jumlah penginapan yang dipesan.
MotoGP tahun ini dinilai hanya akan didominasi oleh masyarakat local.
“Kendala penurunan permintaan kamar padahal katanya penjualan tiket sudah 87%,” ungkapnya.
Sepinya tingkat okupansi saat event MotoGP karena promosi yang kurang maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah
-
Penampakan Kebakaran Bukit Savana Propok Kawasan Gunung Rinjani