- Intelijen tuduh Ba'asyir pemimpin spiritual Jemaah Islamiyah (JI) yang terkait Al-Qaeda.
- Megawati tolak permintaan Presiden AS Bush yang ingin Ba'asyir diekstradisi ke Guantanamo.
- Ba'asyir dihukum 15 tahun penjara di Indonesia pada 2011 dan bebas murni pada 8 Januari 2021.
SuaraBali.id - Abu Bakar Ba’asyir menjadi salah satu tokoh muwahidin di Indonesia beraliran Jihadisme Salafi yang dianggap memiliki keterkaitan dengan beberapa peristiwa dan aksi terorisme.
Berbagai badan intelijen menuduh Ba’asyir sebagai kepala spiritual Jemaah Islamiyah (JI), sebuah grup separatis militant Islam yang mempunyai kaitan dengan Al-Qaeda.
Peran Megawati Soekarnoputri dengan kasus Ba’asyir saat itu memiliki keterikatan. Pasalnya, Megawati saat itu menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Nama Megawati tercatut begitu saja, usai Presiden Amerika Serikat saat itu, George Walker Bush menginginkan amir Jemaah Ansharut Tauhid (JAT) itu dipenjarakan di Guantanamo.
Mantan Penerjemah Bush, Fred Burks menyampaikan bahwa Bush mengirim utusan khusus yang tak lain seorang agen badan intelijen AS (CIA) untuk bertemu langsung dengan Megawati.
Dengan didampingi Duta Besar AS untuk Indonesia Ralph L Boyce, Ahli Indonesia di Dewan Keamanan Nasional (NSC) Karen Brooks, dan Burks, Agen CIA melakukan pertemuan rahasia di rumah Megawati.
Pertemuan tersebut berlangsung singkat, hanya memakan waktu sekitar 20 menit. Dalam pertemuan itu, Agen CIA menyampaikan keinginan Bush agar Megawati memastikan Polri menangkap Ba’asyir sebelum berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Los Cabos, Meksiko, pada Oktober 2002.
Namun, reaksi Megawati menanggapi hal tersebut sangat tidak terduga. Megawati justru menolak permintaan itu.
Megawati mengatakan bahwa sosok Ba’asyir sangat dikenal luas oleh Masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Megawati Pertegas Ikatan Batin dengan Keluarga Puri Satria
Sehingga apabila tiba – tiba menghilang dalam hal ini ditangkap, nantinya akan memunculkan kecurigaan publik.
Hal semacam ini menurut Megawati nantinya justru akan menyulitkan pemerintah Indonesia.
Meski ditolak mentah – mentah, Megawati meminta agar penolakannya itu tidak dikaitkan dengan hubungan bilateral antaran Indonesia dan AS, sehingga agar tetap baik – baik saja.
Mendengar penolakan dari Megawati, keempat perwakilan AS utusan Bush ini terkejut. Pasalnya, pertemuan tersebut langsung diinisiasi oleh Bush.
Mereka bahkan beberapa kali memastikan Kembali jawaban Megawati, apakah benar – benar mengucapkan penolakan tersebut.
Permintaan Bush yang ditolak oleh Megawati ini juga diakui Ba’asyir saat membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada 24 Februari 2011.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Terkuak! Saksi Kunci Pembunuhan Brigadir Nurhadi Terima Rp35 Juta dari Kompol Yogi
-
Kepala Kanwil BPN Bali Resmi Jadi Tersangka, Ini Kasusnya!
-
Rahasia Gaya Gen Z 2026: 4 OOTD Viral Bikin Langsung Terlihat Stylish & Elegan
-
5 Alasan iPhone 17 Pro Max Masih Diburu di Awal 2026
-
7 Camilan Sehat Ini Bikin Kenyang Tanpa Takut Gemuk