- Pencopotan Budi Arie dinilai tak selesaikan masalah
- Masalah kasus Judol jadi menggantung
- Gibran Diminta Juga Mundur jika Ijazah Bermasalah
SuaraBali.id - Politikus Indonesia, Eros Djarot mengungkapkan bahwa pencopotan Budi Arie sebagai Menteri Koperasi tidak menyelesaikan masalah begitu saja.
Menurutnya, skandal dibalik jabatan Menteri Koperasi itu masih menjadi tanda tanya besar.
Dalam hal ini Eros menyebut soal permasalahan Judi Online (Judol).
Dengan hanya melepas Budi Arie dari lingkaran Kabinetnya, Eros mempertanyakan pada Presiden Prabowo Subianto, perihal siapa yang akan bertanggung jawab soal Judol.
“Mengganti Budi Arie itukan memang satu hal yang juga banyak diharapkan ya. Tapi kan bukan itu permasalahan intinya,” ujar Eros, dikutip dari youtube Abraham Samad, Senin (22/9/25).
“Judi onlinenya ini siapa yang bertanggung jawab?” tegasnya lagi.
Kasus judol ini menurut Eros masih mengambang dan belum menemukan titik terang, terkait bagaimana uangnya hingga sudah merusak sejauh mana.
Sehingga menurut Eros seharusnya Budi Arie bukan hanya sekedar diganti begitu saja, namun harus bertanggung jawab soal masalah yang sudah menyeret Namanya.
“Uangnya gimana, ngrusaknya sejauh mana, inikan itu sebenarnya,” sebutnya.
Baca Juga: Wamenkop Minta Koperasi Merah Putih di Bali Didirikan Meski Bumdes Sudah Maju
“Bukan hanya sekedar mengganti,” tambah Eros.
Eros Djarot kemudian menyebut bahwa reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu menarik untuk diamati.
Pasalnya, menurut Eros banyak orang – orang baru pilihan Presiden Prabowo yang justru dianggap janggal.
“Pergantian kabinetnya ini menarik untuk diamati. Budi Arie dicopot, eh malah ada satu lagi yang masuk. Itu juga jadi pertanyaan,” ujarnya.
“Contohnya KSP juga ada perubahan, ini satu hal yang menarik untuk jadi pertanyaan,” sambungnya.
Eros menegaskan bahwa penting sekali untuk melihat track record seseorang sebelum akhirnya memberikan jabatan penting dalam pemerintahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur