Sebagai pendamping yang sempurna, mereka menawarkan minuman yang tak kalah unik: es daun alpukat.
Ini bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan resep warisan yang dijaga turun-temurun, diracik dari daun alpokat, pandan, dan jahe.
"Ini resep dari kakek saya. Daun alpokat baik untuk kesehatan, bisa menurunkan tensi. Pohon alpukat juga banyak di wilayah Busungbiu, sehingga daunnya sering dimanfaatkan sebagai pengganti teh," jelas Oka.
Dengan harga Rp15 ribu untuk satu paket lengkap, sajian ini terbukti menjadi primadona. Setiap hari selama festival berlangsung, hidangan ini selalu habis terjual.
Namun, kesuksesan terbesarnya mungkin bukan pada angka penjualan, melainkan pada kemampuannya membangkitkan nostalgia, terutama bagi mereka yang berasal dari Busungbiu.
Bagi para perantau, semangkuk tipat cantok ini adalah mesin waktu yang membawa mereka pulang ke kampung halaman.
Oka menyaksikan sendiri bagaimana hidangan sederhana ini mampu mengobati kerinduan yang mendalam.
"Warga Busungbiu yang merantau, setelah melihat stand kami pasti ingat dengan masa lalunya. Rindu makan tipat cantok base kuning ini," tandasnya.
Baca Juga: Melihat Proses Daur Ulang Botol Plastik, Upaya AQUA Tekan Masalah Sampah di Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan