Pemerintah Kota Mataram dan Pemerintah Provinsi NTB juga sudah turun melakukan evakuasi terhadap warga yang masih berada di dalam rumah.
Karena debit air yang cukup tinggi, sejumlah warga kesulitan untuk keluar.
Kepala BPBD Provinsi NTB, Ahmadi mengatakan saat ini masih melakukan evakuasi warga.
Namun kendala yang dihadapi yaitu air banjir yang mengganggu kelancaran akses bantuan.
“Listrik padam dan kondisi malam hari membatasi jarak pandang,” katanya.
Diterangkannya, saat ini hujan di Kota Mataram dan sekitarnya sudah mulai reda.
Hanya saja air masih menggenangi permukiman. Disebutkannya, saat ini kebutuhan mendesak yaitu evakuasi warga yang terjebak, makanan siap saji, air mineral, terpal dan penerangan.
Ia mengimbau, agar berhati – hati ketika diluar rumah serta diharapkan tidak membuang sampah pada saluran air.
Tidak hanya itu, masyarakat diingatkan untuk membersihkan drainase langkah mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan terjadi.
Baca Juga: Wacana Kuota Haji Dipangkas 50 Persen, Mimpi Calon Jemaah Terancam Pupus
“Masyarakat juga perlu mewaspadai adanya potensi terjadi hujan dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba – tiba,” pungkasnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Mataram juga menurunkan tim dari Pusekesmas Cakranegara untuk membantu evakuasi warga. Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. Emirald Isfihan mengatakan warga yang terdampak banjir langsung di evakuasi dan mendapatkan penanganan medis oleh tim dari Puskesmas Cakranegara.
Selain itu, satu orang harus dirujuk ke rumah sakit karena lumpuh.
“Tim TGC Puskesmas Cakranegara sudah turun. Satu orang kami evkasi dan rawat inap karena lumpuh dan rumah terendam,” ungkapnya Minggu (6/7) sore.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Mataram juga sudah menerjukan satu tim untuk membantu evakuasi warga yang terkena banjir.
Pasalnya, sejumlah warga terluka dan sudah langsung mendapatkan penanganan dari tim medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!