SuaraBali.id - Gubernur Bali, Wayan Koster menanggapi berkembangnya isu pembangunan Bandara Internasional di Kabupaten Buleleng, Bali.
Pembangunan bandara tersebut rencananya dilakukan oleh PT BIBU Panji Sakti.
Rencana tersebut juga sudah didukung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar yang sudah bertemu pihak PT BIBU Panji Sakti pada pekan lalu.
Menanggapi rencana tersebut, Koster menanyakan kembali kepada PT BIBU terkait sumber dana pembangunan bandara tersebut.
Politisi PDI Perjuangan itu menyebut PT BIBU Panji Sakti hingga saat ini tidak melakukan koordinasi apa pun dengan Pemerintah Provinsi Bali.
“Oh iya PT PIBU kali mau membangun dia, dari mana uangnya?” ujar Koster saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (30/6/2025).
“Nggak, nggak ada (koordinasi dengan Pemprov Bali). Kalau wacana (pembangunan Bandara Bali Utara), dari dulu sudah wacana,” imbuhnya.
Kendati demikian, dia mempersilakan jika pemerintah pusat hendak memberikan dukungan dana untuk pembangunan bandara di Buleleng.
Dia menyebut akan mengikuti instruksi pemerintah pusat jika hal itu terjadi.
Baca Juga: Saking Kekarnya, Pelaku Penembakan WN Australia di Bali Sampai Harus Diberi 3 Borgol
Namun, dia juga menekankan perihal infrastruktur penghubung antara Bali Utara dan Bali Selatan yang menurutnya masih belum memadai.
Dia mengharapkan ada kejelasan terkait hal itu andai pemerintah pusat mendukung pembangunan itu.
Bandara Bali Utara sendiri memang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2025-2029 yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto pada April 2025 lalu.
Proyek tersebut dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 12 tahun 2025.
Sementara, pernyataan Koster seirama dengan Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang menolak adanya Bandara di Bali Utara.
Hal itu sampai membuat proyek tersebut dikeluarkan dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pada periode pemerintahan Joko Widodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang