SuaraBali.id - Proses pemeriksaan kredit yang ketat sering kali menjadi kendala bagi orang-orang yang tengah mengajukan pinjaman ke bank.
Terlebih jika harus melalui proses BI Checking.
BI Checking sendiri merupakan informasi Riwayat kredit nasabah yang dikumpulkan oleh Biro Informasi Kredit (BI) dan dapat diakses oleh bank maupun lembaga keuangan.
BI Checking ini mencatat lancar atau macetnya pembayaran kredit (kolektibilitas).
Hal ini seringkali menghambat ataupun memperlama proses pinjaman.
Nah, Pinjaman Online (Pinjol) rupanya ada yang menawarkan pinjaman tanpa melalui proses BI Checking.
Sehingga pinjaman jenis ini menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam proses pencairan dana.
Pinjol tanpa BI Checking ini merupakan layanan pinjaman yang tidak memerlukan pemeriksaan dari Bank Indonesia (BI) atau SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan).
Hal ini tentu menguntungkan individu yang mungkin memiliki catatan kredit kurang baik, atau bagi yang tidak ingin proses pinjamannya terhambat oleh pemeriksaan kredit yang ketat.
Baca Juga: Penyaluran Kredit yang Selektif dan Berkualitas Membuat BRI Raih Laba Rp13,8 Triliun
Berikut Aplikasi Pinjol tanpa BI Checking yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK):
1. AdaKami
AdaKami adalah platform peer-to-peer lending online lokal yang menyediakan fasilitas pinjaman (kredit) tanpa agunan.
AdaKami menawarkan pinjaman tanpa agunan dengan limit mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 50 juta. Meskipun tidak memerlukan BI Checking, namun AdaKami tetap memberikan layanan yang aman dan terpercaya.
2. Tunaiku
Tunaiku merupakan produk dari PT. Bank Amar Indonesia, yang merupakan peserta penjaminan LPS, berizin dan diawasi oleh OJK. Tunaiku ini bisa dikatakan sebagai teknologi finansial atau Fintech pertama di Indonesia yang bergerak menyediakan pinjaman uang online tanpa agunan.
Didukung dengan teknologi dan data analytics canggih, Tunaiku mampu melayani dengan sangat cepat (24 jam) dan dengan persyaratan yang mudah.
Aplikasi ini menawarkan pinjaman mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 30 juta dengan tenor 6 hingga 30 bulan. Tunaiku dikenal menawarkan suku bunga yang kompetitif, proses pengajuan cepat dan tanpa memerlukan BI Checking.
3. Home Credit Indonesia
PT Home Credit Indonesia merupakan Perusahaan pembiayaan berbasis teknologi dengan jangkauan mitra toko yang luas, lebih dari 200 kota di Indonesia. Home Credit menawarkan pinjaman tanpa jaminan dengan proses pengajuan yang cepat. Pengguna dapat mengajukan pinjaman untuk berbagai kebutuhan konsumsi, seperti elektronik, tanpa memerlukan kartu kredit.
Home Credit hanya memerlukan data diri dan KTP untuk pengajuan, dan dikenal dengan tenor yang fleksibel, mulai dari 6 hingga 36 bulan, serta bunga yang bervariasi tergantung pada profil kredit pengguna.
4. Rupiah Cepat
Rupiah Cepat menawarkan kemudahan dalam pengajuan pinjaman, yaitu tanpa melalui proses BI Checking. Pengguna hanya perlu mengunggah KTP untuk mendapatkan pinjaman, bahkan hingga Rp 50 juta.
Rupiah Cepat merupakan badan hukum Indonesia berizin dan diawasi oleh OJK yang menyediakan, mengelola dan mengoperasikan LPBBTI. Meskipun tanpa melalui proses BI Cheking, aplikasi ini memungkinkan untuk pengajuan beberapa pinjaman sekaligus.
5. Easycash
Easycash merupakan aplikasi pinjaman yang menawarkan pinjaman tanpa agunan dengan limit hingga Rp 80 juta. Proses pengajuannya juga sangat mudah dan cepat, bahkan tidak memerlukan BI Checking. Meskipun tidak memerlukan BI Checking, aplikasi ini dijamin aman, karena sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Hal yang perlu diperhatikan saat mengajukan pinjol tanpa BI checking:
Pilih penyedia pinjaman yang terdaftar dan diawasi oleh OJK:
Ini penting untuk memastikan keamanan dan keabsahan layanan.
Perhatikan suku bunga dan biaya lainnya:
Pinjaman tanpa BI checking mungkin memiliki suku bunga yang lebih tinggi, jadi pastikan untuk memahaminya sebelum mengajukan pinjaman.
Pastikan mampu membayar pinjaman:
Meskipun prosesnya mudah, penting untuk memiliki kemampuan finansial untuk membayar pinjaman tepat waktu guna menghindari masalah keuangan di kemudian hari.
Waspadai penawaran yang terlalu mudah:
Pinjol ilegal sering menawarkan kemudahan yang berlebihan, jadi waspadalah terhadap penawaran yang tidak realistis.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat