Hingga akhirnya mereka tiba di Bandara Soekarno Hatta untuk kabur ke luar negeri.
“Mereka awali dengan menggunakan sepeda motor, kemudian berganti dengan mobil yang tadi saya sebutkan,” imbuhnya.
Polisi juga mengamankan 6 sepeda motor dan 2 mobil yang digunakan para pelaku untuk melakukan eksekusi hingga kabur ke Jawa.
Selain barang bukti tersebut, sebuah hammer atau palugada yang ditemukan di TKP juga turut diamanakan.
Selain itu, barang bukti berupa proyektil berukuran 9 sentimeter juga turut diamankan dari TKP. Namun, senjata api yang digunakan oleh pelaku hingga saat ini belum ditemukan.
Daniel menjelaskan jika dia tetap membuka kemungkinan adanya dalang atau mastermind dari pembunuhan ini yang masih berkeliaran.
“Ada kemungkinan (mastermind), kami masih pendalaman detail tentang itu,” pungkasnya.
Selain pasal pembunuhan, kedua pelaku dikenakan laporan terhadap penggelapan kendaraan yang mereka lakukan. Mereka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dan Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api.
Mereka terancam hukuman paling berat hukuman mati.
Baca Juga: Update Kasus Penembakan WNA Australia : Gangster Yang Dikenal Sadis
Sebelumnya diberitakan, peristiwa penembakan dilakukan oleh pelaku tak dikenal pada Sabtu (14/6/2025) pukul 00.15 WITA.
Penembakan tersebut dilakukan di sebuah vila yang berada di Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Zivan Radmanovic tewas dalam penembakan tersebut, sementara korban bernama Sanar Ghanim masih dirawat.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain