Pria lulusan Stikom Bali ini memanfaatkan berbagai dukungan yang dimilikinya, mulai dari ibu yang merupakan seorang penjahit kebaya, UKM kewirausahaan di kampusnya hingga ia belajar banyak soal digital marketing karena menurutnya itulah masa depan.
Perjalanan bisnis "Aum" dibangun secara organik, menghindari euforia viral.
Selain itu juga didukung adana platform e-commerce seperti Shopee, hingga endorsement tak terduga dari penyanyi dangdut ternama Inul Daratista.
“Jadi gurunya Inul dulu adalah pelanggan AUM, dari situ Inul ternyata mau meng-endorse hanya dengan 20 set pakaian Yoga,” kisahnya.
Puncak kesuksesan mereka terjadi saat pandemi Covid-19 melanda.
Di tengah keterbatasan aktivitas fisik, kesadaran akan kesehatan dan olahraga rumahan justru melonjakkan permintaan produk yoga "Aum" hingga mencapai 100 set per hari.
Saat ini Anggita memberdayakan empat penjahit lokal di Tabanan dengan total ada delapan orang pekerja yang berasal dari sekitar rumahnya.
Tim kerja pun meluas secara remote, merangkul talenta-talenta freelance profesional dari Surabaya dan Jakarta.
Namun Anggita tetap mengedepankan prinsip memberdayakan masyarakat lokal tetap dengan memprioritaskan tenaga kerja di sekitar Tabanan demi efisiensi dan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Kisah Haru Nadia, Jemaah Haji Termuda dari Bali ke Tanah Suci Badalkan Mendiang Ibu
“Saya fokuskan untuk yang tinggalnya dekat dari sini, karena zero effort juga pastinya,” tambahnya.
Kini bisnis yang berasal dari rumah orantuanya ini telah mencatatkan omzet ratusan juta rupiah per bulan. Dua toko fisik berdiri kokoh di jantung pariwisata Bali, Ubud dan Pengosekan, melengkapi dominasi penjualan online yang mencapai 90 persen melalui Shopee.
Terbaru, partisipasi mereka dalam pameran flow yoga Korea, bahkan menerima permintaan khusus ukuran besar, membuka cakrawala pasar yang lebih luas lagi.
Saat ini seluruh desain lahir dari ide kreatif Anggita dan istri, ia bahkan mampu menghadirkan sentuhan batik Nusantara dan songket dalam koleksi pakaian Yoga.
Kecepatan produksi dan pengiriman menjadi keunggulan dengan sistem pre-order yang seringkali hanya berlangsung satu hingga dua hari untuk pesanan khusus, dan pengiriman pesanan Shopee yang bisa mencapai 50 pieces per hari dan dikirim di hari yang sama.
Ancaman Produk Impor
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6