Namun, sosialisasi yang tidak baik menurutnya membuat penerimaannya di masyarakat tidak baik.
“Soal energi bersih, soal pertanian organik, soal kebijakan lain yang rasanya kebijakan saya semuanya bagus-bagus, tapi kurang tersosialisasikan dengan baik,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Koster melantik 21 pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Bali. Jabatan tersebut meliputi kepala-kepala dinas dan staf ahli gubernur Bali.
Dia menjelaskan akan melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja pejabat yang baru dilantik ini.
Beberapa target sudah diberikan kepada masing-masing bidang.
Dia memberi peringatan bagi pejabat yang buruk kinerjanya, dia tidak segan-segan untuk mengganti pejabat tersebut.
“Saya beri waktu setahun harus hasilnya kelihatan. Kalau tidak maka akan dievaluasi posisinya, dan kalau buruk ya terburuk sanksinya, non job, sudah gak ada jabatan,” paparnya.
“Tapi tentu saya harap tidak terjadi hal demikian. Sebagai satu warning agar semua menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ungkap Koster.
Kepala Kesbangpol Baru Untuk Hadapi Preman
Baca Juga: Ashanty Terbang dari Dubai Langsung ke Bali Demi Hadiri Pernikahan Luna Maya
Selain melantik Biro Humas dan Protokol, Koster juga melantik Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali.
Jabatan yang sebelumnya diisi oleh I Gusti Ngurah Wiryanata, kini dijabat oleh Gede Suralaga.
Dalam pidatonya saat memperkenalkan Suralaga kepada undangan yang hadir, Koster mengisyaratkan penunjukan Suralaga diharapkannya dapat mengendalikan ormas-ormas yang bersifat premanisme di Bali.
Koster bahkan secara gamblang meminta Mantan Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Perekonomian itu untuk menghadapi preman.
“Kemudian Gede Suralaga, dulunya staf ahli, sekarang saya tugaskan sebagai Kepala Kesbangpol, untuk menghadapi preman!” ujarnya dalam pidato pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan kewenangan pemerintah daerah unutk mengatur izin ormas di daerahnya masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali