Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk pariwisata seperti menawarkan paket wisata di Pulayu Dewata sehingga peserta tidak hanya bertanding namun juga berekreasi di Bali.
“Ini adalah bagian dari promosi pariwisata karena pariwisata butuh sentuhan, itu Coca Cola yang anak TK juga sudah tahu tapi masih dilakukan promosi, apalagi sektor pariwisata,” ujar Mantan Bupati Badung itu
Pemprov Bali pun mendukung penuh hingga IFSC World Cup Bali 2025 berakhir dan meninggalkan kesan baik.
Dengan acara ini Giri Prasta berharap tahun-tahun berikutnya Bali kembali terpilih sebagai tuan rumah, bahkan turut mengundang organisasi atau atlet lainnya untuk memilih Bali.
“Kami ingin pariwisatanya berjalan dengan baik dan kami pastikan kualitas pariwisata di Bali, besar harapan kami tahun depan lagi ajang seperti panjat tebing internasional ini dan kami akan masukkan ke APBD untuk memberikan kekuatan dan dukungan,” kata Giri Prasta. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali