SuaraBali.id - Pemerintah Provinsi Bali segera menerapkan larangan penggunaan kantong plastik atau tas kresek di pasar tradisional.
Hal tersebut dituangkan langsung pada Surat Edaran (SE) Gubernur Bali nomor 9 tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.
Gubernur Bali, Wayan Koster menilai jika penggunaan tas kresek masih sangat tinggi di pasar tradisional.
Dia juga meminta PD Pasar untuk memikirkan solusi alternatif terkait pelarangan tersebut.
Sementara, pedagang di pasar tradisional memberikan penilaian yang beragam terkait kebijakan tersebut.
Wayan Suri (57), seorang penjual daging ayam di Pasar Badung, Kota Denpasar, merasa jika kebijakan serupa sempat dilakukan beberapa tahun silam.
Saat itu, bahkan dilakukan razia untuk memastikan pedagang tidak menggunakan tas kresek.
Sementara, penjual daging seperti dirinya hanya diizinkan untuk menggunakan plastik kiloan.
Namun, sekitar 1 tahun berjalan, penerapan regulasi tersebut memudar dan akhirnya penggunaan tas kresek kembali normal.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2025 Meningkat, Terminal Mengwi Bali Catat Lonjakan Penumpang Dibanding 2024
Memiliki pengalaman tersebut, Suri mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya.
Namun, jika plastik kiloan juga dilarang, dia mengaku jika kebingungan untuk menemukan solusi baru untuk mengemas dagingnya.
“Kalau memang (tas kresek) tidak boleh, dagangnya pernah pakai yang bening katanya aman,” ujar Suri saat ditemui pada Selasa (8/4/2025).
Namun demikian, setelah berjualan selama 30 tahun, dia mengaku pembeli kini sudah memiliki kesadaran untuk membawa tas belanja sendiri.
Hal tersebut juga mempermudahnya dalam berjualan.
Dia hanya meminta agar penerapan tersebut berjalan secara merata pada setiap pedagang di pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG