Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Rabu, 02 April 2025 | 09:16 WIB
Tangkapan layar Instagram @persakademika Universitas Udayana

SuaraBali.id - Universitas Udayana (Unud) Denpasar Bali menjalin Kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana.

Kerjasama ini disebut untuk memperkuat pendidikan karakter dan bela negara bagi mahasiswanya.

Namun demikian, ditegaskan bahwa kerjasama ini bukan untuk membawa praktik militerisme.

"Kerja sama ini tidak bertujuan untuk membawa praktik militer ke dalam kampus, tapi memberikan penguatan pendidikan karakter dan bela negara bagi mahasiswa," kata Rektor Unud Prof Ir I Ketut Sudarsana di Denpasar Bali, Selasa (1/4/2025) sebagaimana dilansir Antara.

Baca Juga: Mudik dari Bali Sempat Terjebak Macet Tapi Komunikasi Lancar Bebas Hambatan

Menurutnya hal ini juga untuk meningkatkan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan generasi muda di kampus.

Ia mengatakan bahwa seluruh program kerja sama tersebut bersifat edukatif, terbuka, dan partisipatif sehingga ia memastikan tidak mengintervensi ruang akademik atau kebebasan berpikir di kampus.

Menurut sang Rektor, Kerjasama dengan TNI ini mencakup pemberian kuliah umum dari tokoh TNI tentang kebangsaan, pelatihan bela negara bersifat non-militeristik.

Selain itu juga akan ada program pengabdian masyarakat bersama di bidang ketahanan pangan dan teknologi tepat guna serta meningkatkan kapasitas SDM prajurit aktif melalui akses ke program strata satu (S1), strata dua atau magister (S2), dan program doktor atau S3 di Unud.

Ia berujar bahwa Kerjasama ini sama dengan sinergi dengan pihak lain.

Baca Juga: Idul Fitri di Balik Jeruji: Ratusan Napi di Bali Dapat Remisi, Ada yang Langsung Pulang

Dimana ada kolaborasi dengan kampus tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tetap berada di bawah kontrol akademik.

Ada pun kerja sama dengan Kodam IX/Udayana, lanjut dia, dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan TNI yang ditandatangani pada 27 Oktober 2023.

Menurutnya Kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi pendidikkan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan, serta teknologi.

Mahasiswa Bereaksi

Sementara itu di media sosial, beredar unggahan dari organisasi kampus Unud, salah satunya pers Akademika yang menanggapi nota Kerjasama antara Unud dengan TNI ini.

Menurut unggahan @persakademika, salah satu organisasi pers di Unud menyebutkan bahwa “Unud Bukan Barak”.

Sedangkan melalui website pers akademika, mereka menyampaikan sikapnya atas Kerjasama yang dilakukan Unud dan TNI.

“Ku menyayangkan banget tindakan sepihak yang dilakuin sama pihak univ (Unud) tanpa adanya konsolidasi atau diskusi terbuka dengan segenap sivitas (akademika Unud),” ujar Muhamad, salah satu mahasiswa Unud ketika diwawancarai via daring pada (30/03) sebagaimana dituliskan di website tersebut yang dikutip suara.com pada Rabu (2/4/2025).

Dituliskan bahwa di tengah-tengah kericuhan mahasiswa dari berbagai penjuru yang terus melawan dengan menyatakan penolakan pada UU TNI yang sudah disahkan, Universitas Udayana (Unud) justru memberikan informasi mengejutkan yang diterima oleh civitas akademika saat sedang merayakan Hari Raya Nyepi.

Informasi yang dimaksud yaitu perihal Kerjasama kampusnya dengan TNI AD tersebut.

Adapun peredaran surat dengan nomor B/2134/UN14.IV/HK.07.00/2025 itu disebutkan telah menarik atensi mahasiswa.

Kendati demikian, pihaknya menyebut tak tahu siapa yang pertama kali menyebar dan mengetahui perihal surat tersebut.

Surat sebanyak tiga belas halaman tersebut sudah sampai ke telinga hampir seluruh mahasiswa Unud.

Hal ini dipandang menjadi ironi sebab mahasiswa tidak mengetahui apa-apa, hanya mengetahui secara tiba-tiba dan surat itu sudah beredar di obrolan grup masing-masing.

Unud sudah bekerja sama dengan TNI, di saat banyak mahasiswa Unud yang dengan lantangnya bersuara menolak UU TNI.

Sebagai gambaran, Unud berdiri atas cikal bakal Fakultas Sastra Udayana cabang Universitas Airlangga pada 29 September 1958.

Fakultas Sastra Udayana inilah yang merupakan embrio berdirinya Universitas Udayana, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor: 104 tahun 1962 pada 9 Agustus 1962 dan Unud secara sah berdiri pada 17 Agustus 1962.

Load More