SuaraBali.id - Salat Idul Fitri di Bali digelar di beberapa titik, terutama di Kota Denpasar.
Salat Id hari ini juga digelar di Lapangan Renon, Denpasar dengan khatib, Ustadz Husni Abadi Al Bali.
Dalam salat id tersebut, khatib menekankan pentingnya empat kemenangan yang hakiki memaknai Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Setelah berpuasa satu bulan, kami merayakan Idul Fitri dengan predikat taqwa dan surga disediakan hanya untuk orang yang bertaqwa,” kata Ustadz Husni Abadi di sela khutbah usai Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Senin (31/3/2025) sebagaimana dilansir Antara.
Menurut Husni, salat tersebut menjabarkan kemenangan pertama yakni menahan hawa nafsu selama menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan.
Adapun Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali itu mengungkapkan bahwa umat Islam tidak hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga mengendalikan hawa nafsu, amarah dan kesabaran.
Sedangkan kemenangan yang kedua adalah kemenangan Idul Fitri karena menjadi hamba Allah yang diampuni atas dosa-dosa selama satu tahun terakhir.
Sedangkan yang ketiga yakni menjalin silaturahim sebagai momentum mempererat tali persaudaraan antara keluarga, tetangga hingga sesama Muslim.
“Saling mengunjungi adalah bentuk kemenangan dari semua sifat egois, dendam, kebencian dan permusuhan, semua kami singkirkan,” ucapnya.
Baca Juga: Bali Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir Saat Malam Pengerupukan Ogoh-ogoh
Sedangkan yang terakhir adalah berbagi dan peduli terhadap sesama salah satunya melalui zakar fitrah dan zakat mal kepada orang yang tidak mampu sehingga merasakan kebahagiaan Lebaran.
“Ini menjadi simbol kemenangan mengikis kikir dan menumbuhkan kepedulian kepada saudara-saudara kita,” imbuhnya.
Salat Ied di Lapangan Renon hari ini diikuti sekitar 3.000 jamaah di Kota Denpasar.
Menurut Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Renon Denpasar dan sekitarnya Siswadi, panitia menyediakan tank air khusus wudhu sebelum shalat serta dua tong sampah berbentuk jaring di sisi kiri dan kanan untuk menampung sampah berupa koran dan plastik yang sebelumnya dijadikan alas.
Ia menyebut tak mengalami kendala pada persiapan Salat Idul Fitri ini meskipun berdekatan dengan Nyepi karena semua proses termasuk perizinan sudah dilakukan satu bulan lalu.
“Tema Idul Fitri tahun ini adalah sesama manusia apa pun agamanya tetap harus menjalin hubungan silaturahim,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar