SuaraBali.id - Cuaca di Bali diperkirakan akan berawan hingga hujan yang dapat disertai petir saat pawai ogoh-ogoh sehari menjelang Hari Raya Nyepi.
Menurut Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan ada potensi hujan yang disertai petir.
“Waspadai potensi hujan yang dapat disertai petir di sebagian besar wilayah Bali,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho, Kamis (27/3/2025).
Adapun prakiraan cuaca khusus saat pawai ogoh-ogoh untuk Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Jembrana dan Tabanan diperkirakan hujan ringan.
Sedangkan pada siang hari mulai pukul 11.00 hingga sore hari pukul 17.00 Wita hampir seluruh wilayah di Bali diprakirakan hujan intensitas ringan, hujan sedang dan hujan petir.
BBMKG Denpasar memprakirakan hanya Kabupaten Buleleng berawan pada sore hari pukul 17.00 Wita.
Sedangkan pada malam hari diperkirakan mayoritas cuaca berawan di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Untuk suhu udara diperkirakan minimum berkisar 23-24 Celcius hingga maksimal 32 derajat Celcius dengan angin diperkirakan bertiup dengan kecepatan 24-28 kilometer per jam
Sehari menjelang Hari Raya Nyepi atau disebut Pengerupukan pada sore hari, masyarakat di Pulau Dewata mengadakan pawai ogoh-ogoh keliling desa.
Baca Juga: Lapas Lombok Barat Antisipasi Kunjungan WBP Membludak Saat Lebaran
Ogoh-ogoh berwujud patung besar dengan karakter menyeramkan yang menggambarkan energi negatif dan menyambut Tahun Baru Saka.
Adapun pada pawai itu, masyarakat setempat diingatkan agar energi negatif dalam diri manusia perlu dimusnahkan dan transformasi menjadi energi positif atau kebaikan.
Masyarakat dapat membarui informasi cuaca terkini melalui laman BBMKG Denpasar, yakni bbmkg3.bmkg.go.id dan kanal media sosial, di antaranya telegram @warningcuacabali, selanjutnya akun X (sebelumnya Twitter) @bbMKG3 dan instagram @bmkgbali.
Tentang Ogoh-ogoh
Penamaan Ogoh-ogoh diambil dari sebutan ogah – ogah dari bahasa Bali yang artinya sesuatu yang digoyang-goyangkan.
Pada tahun 1983 merupakan bagian penting dalam sejarah ogoh-ogoh di Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali