SuaraBali.id - Umat Hindu atau pemedek yang berasal dari lima desa kawasan Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, Rabu, mengikuti upacara Melasti di objek wisata Tanah Lot, Tabanan menjelang Hari Raya Nyepi tahun Saka 1947.
Sebanyak 15 ribu umat, datangi tempat wisata tersebut untuk mengikuti prosesi upacara.
Upacara Melasti atau Mekiyis sendiri dilakukan dengan mengusung pralingga atau pratima Ida Batara dan segala perlengkapannya dengan hati yang tulus ikhlas menuju lautan, danau atau mata air lainnya yang dianggap suci.
Upacara dilaksanakan dengan melakukan persembahyangan bersama menghadap laut.
Upacara melasti biasanya diadakan sebelum hari raya Nyepi.
Setelah upacara Melasti dilakukan, pratima dan segala perlengkapnnya diusung ke Balai Agung di Pura Desa.
Melasti diartikan sebagai nganyudang malaning gumi ngamet tirta amertha yang berarti menghanyutkan atau membuang segala kotoran alam menggunakan air suci.
Kotoran yang dimaksud adalah segala kotoran (dosa), baik dalam diri manusia (wan alit) maupun yang ada di dunia (wan agung).
Menurut Kepala Divisi Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot Wayan Sanjaya Tampi, hari ini adalah puncak dari perayaan Melasti yang digelar di objek wisata Tanah Lot.
Baca Juga: Happy Salma Pamer Kebun Cabai di Rumah Saat Harga Sedang Mahal-mahalnya
Di mana umat Hindu yang mengikuti rangkaian puncak Melasti ini meliputi lima desa yang ada di Kecamatan Kediri, Tabanan.
"Umat yang datang ke Tanah Lot itu berasal dari lima desa dengan jumlah 15 ribu orang lebih," kata Wayan Sanjaya.
Ia berujar bahwa objek wisata Tanah Lot menjadi daya tarik wisatawan saat puluhan ribu umat Hindu menggelar upacara Melasti.
"Dengan adanya upacara melasti tentu saja menambah daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke objek wisata ini, terlebih mereka dapat melihat secara langsung jalannya upacara Melasti di Tanah Lot," ujarnya.
Upacara Melasti ini juga diharapkan bisa menambah kunjungan wisatawan saat libur lebaran.
Salah seorang wisatawan asal Jakarta mengaku baru pertama melihat upacara Melasti di Tanah Lot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen