SuaraBali.id - Menjelang Hari Raya Nyepi di Bali, seorang pria justru menjadi pelaku perusakan ogoh-ogoh. Pria berinisial KE (25) itu merusak bagian tangan ogoh-ogoh milik Banjar Adat Kusuma Jati, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Selasa (11/3/2025) kemarin.
Kejadian tersebut disadari oleh seorang warga sekitar yang melihat rusaknya ogoh-ogoh tersebut. Setelahnya, dia langsung mengecek rekaman kamera CCTV di balai banjar tersebut.
Dari rekaman tersebut, dia melihat orang tak dikenal yang terekam merusak bagian dari ogoh-ogoh itu sekitar pukul 19.00 WITA. Akibatnya, dia langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Denpasar Utara.
“Ditemukan bagian tangan dan kaki ogoh-ogoh patah. Lanjut cek CCTV dan melihat ada orang tidak dikenal mematahkan,” ujar Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi pada Rabu (12/3/2025).
Setelah mendapat laporan, polisi langsung menyelidiki laporan tersebut. Hasilnya, polisi menemukan pelaku diduga berada di Banjar Marga Jati, Denpasar. Dengan cepat pelaku langsung diamankan oleh petugas.
“Pelaku berada di Banjar Marga Jati Denpasar, atas perbuatannya pelaku dibawa ke Polsek Denpasar Utara untuk proses lebih lanjut,” terang Sukadi.
Usai dimintai keterangan oleh petugas, KE mengakui perbuatannya tersebut. Dia mengaku merusak ogoh-ogoh tersebut dengan tangan kosong.
Dia sengaja melakukannya karena memiliki permasalahan dan kesal dengan beberapa warga yang ada di Banjar Kusuma Jati. Namun, Sukadi tidak menjelaskan permasalahan tersebut masih dalam pendalaman.
“Cara pelaku melakukan, merusak ogoh-ogoh dengan menggunakan tangan,” ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Denpasar, 11 Ramadan 1446 H (11 Maret 2025) + Doa Berbuka Lengkap
“Pelaku melakukan perbuatan karena jengkel dengan beberapa orang di lingkungan Banjar Kusuma Jati,” papar Sukadi.
Polisi juga mengamankan serpihan ogoh-ogoh yang dirusak dan dokumentasi apsca kerusakan tersebut. Pelaku kini masih diamankan di Polsek Denpasar Utara untuk proses lebih lanjut.
Pelaku akan dijerat dengan Pasal 470 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 3 bulan.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
HGB Anda Hampir Habis? Jangan Panik, Begini Cara Perpanjang Sertifikat Lewat HP