SuaraBali.id - Lapak remang-remang yang menjamur di kawasan pantai Labuhan Haji, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), karena kerap disalahgunakan oleh para muda mudi di daerah setempat.
Hal ini pun diatensi oleh Satpol PP Kabupaten Lombok Timur dengan melakuka penertiban.
"Kami segera melakukan penertiban, apalagi menjelang bulan Ramadhan 2025," kata Kasatpol PP Lombok Timur Selamat Alimin di Lombok Timur, Jumat (22/2/2025).
Menurutnya lapak-lapak tersebut dibangun oleh para pedagang yang berjualan di sekitaran pantai. Namun, menjadi sorotan masyarakat dan para pengunjung, tempat tersebut seringkali disalahgunakan oleh kalangan anak muda sebagai tempat bermesraan tempat, minuman minuman keras atau pesta miras.
"Diduga disalahgunakan oleh oknum muda mudi," katanya.
Benar saja, saat anggota Satpol PP Kecamatan Labuhan Haji menggelar patroli dan kerap menemukan muda mudi bermesraan dan pesta miras, tanpa mendapat teguran dari penjual lapak tersebut.
"Kami tak menampik, kalau lapak tersebut, kerap dijadikan tempat para pemuda untuk bermesraan, tanpa ada teguran dari pedagang yang berjualan di lapak tersebut," katanya.
Adapun Pembangunan lapak itu juga tanpa ada izin dari pemerintah berwenang, sehingga pihaknya akan melakukan penertiban terhadap keberadaan lapak-lapak tersebut.
Terlebih sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan, sehingga kalau tidak segera dilakukan penertiban tentunya bisa disalahgunakan nantinya.
Baca Juga: Sejumlah Remaja Kepergok Mesum di Lapak Pinggir Pantai Lombok Timur
"Masyarakat meminta kami agar segera menertibkan lapak-lapak yang berjejer di pinggir pantai Labuhan Haji," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun