"Katanya sudah dimasukkan dalam dapodik dan sudah lengkap. Tapi sampai bulan ini kita belum dapat informasi dapat atau tidak," ujarnya.
Sekolah Lain Masih Banyak
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara Fraksi Gerindra Artadi mengatakan keluhan terkait sekolah yang belum diperbaiki pasca gempa bumi 2018 lalu masih saja diterima.
"Dan kita masih sering terima keluhan beberapa kepala sekolah dan guru yang mana ada sekolah yang rusak parah belum terbangun," ujarnya.
Ia mengatakan, perbaikan bangunan sekolah ini bisa menjadi prioritas pemerintah daerah. Karena dengan begitu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar bisa lebih maksimal.
"Terhadap sekolah-sekolah yang belum di perbaiki atau di bangun kita minta Pemda untuk di prioritaskan. Karena masih banyak sekolah yang RKB nya belum terbangun," ungkapnya.
Perbaikan ini tidak harus melalui APBD pemda. Namun pembangunan atau perbaikan ini bisa diajukan ke pemerintah pusat agar mendapatkan dana alokasi khusus (DAK).
DPRD Kabupaten Lombok Utara mengajukan semua persoalan ke UPTD masing-masing. Nantinya UPTD bisa mendata sekolah yang rusak mulai dari rusak parah, sedang atau ringan.
"Mana sekolah-sekolah yang gedung nya harus di prioritaskan itu direngkinguntuk di ajukan ke dinas sehingga kalau itu di lakukan maka pemerataan pembangunan sekolah ini pasti berjalan dengan adil," katanya.
Baca Juga: Solusi Apa untuk Pariwisata NTB? Anggaran MICE Dipangkas, Okupansi Hotel Merosot
Selain di SDN 1 Bayan, penanganan ini juga harus dilakukan di SMPN 3 Tanjung. Pasalnya salah satu SMP negeri ini tetap banjir setiap musim hujan.
"Termasuk di SMPN 3 Tanjung setiap tahun wajib kebanjiran pada saat musim hujan," katanya.
Menurutnya, perbaikan pada tahun efisiensi anggaran ini masih bisa dilakukan. Apalagi ini menyangkut pendidikan anak-anak di Kabupaten Lombok Utara.
"Untuk pendidikan saya rasa tidak berpengaruh karena anggaran pendidikan kemungkinan besar tidak di lakukan pemangkasan," tutupnya.
Kontributor Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri