"Ini kan (TKD) dari daerah. Tapi kan dosen dapat gaji saja. Makanya mau mogok mengajar," katanya.
Sementara itu, dosen Teknik Pertanian di Universitas Muhamadiyah ini menegaskan mogok mengajar akan dilakukan pada bulan Maret mendatang. Karena para dosen ASN meminta agar tukin yang dijanjikan bisa dibayarkan pada bulan Februari ini.
"Pembelajaran ini kan awal Maret mulainya. Tidak mengajar nanti satu bulan, dua bulan, tiga bulan sampai cair tukin nya. Nanti kalau dosen tidak mengajar mahasiswa suruh demo saja," tegasnya.
Sementara itu, Dosen Universitas Mataram Dr. Firmansyah mengharapkan persoalan pembayaran tukin tidak sampai menganggu kinerja dan berimplikasi pada kualitas pendidikan di Indonesia. Karena pembayaran tukin ini juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan para dosen sehingga harus terpenuhi.
"Ini kan berpotensi ke dosen mogok. Tapi mudah-mudahan itu tidak terjadi," katanya.
Kontributor Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan