SuaraBali.id - Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen membuat gusar pengelola objek wisata di Bali. Hal ini karena ongkos akomodasi yang meningkat.
Menurut Kepala Humas pengelola DTW Ulun Danu Beratan I Made Sukarata, terkait pemberlakuan PPN 12 persen diperkirakan akan mempengaruhi harga makanan di restoran dan resto Ulun Danu.
“Meski belum menerapkan kenaikan harga makanan di restoran dan resto ada rasa khawatir kenaikan PPN akan berimbas langsung pada kunjungan,” ujarnya Rabu, (8/1/2025) sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Ulundanu Beratan sudah terlihat pada 2024, dimana jumlah mengalami penurunan sebesar 15 persen jika dibandingkan pada tahun 2023.
“Di 2023 periode Januari hingga Desember 2023 , jumlah kunjungan 1 juta orang, sedangkan untuk periode januari sampai desember 2024 turun menjadi 800.000 orang,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa kunjungan wisatawan menurun ke DTW Ulundanu Beratan tersebut imbas dari cuaca buruk yang terjadi pada Desember 2024 hingga Januari 2025.
“Kami juga akan mengadakan pementasan tarian kecak secara rutin, semoga nantinya penurunan tidak terlalu terasa,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka